Wawako Payakumbuh Meninjau Pemotongan Hewan Kurban di RPH Payobasung

1201

Metro Padang.com – “RPH Modern Payakumbuh ini telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan Nomor Kontrol Veteriner. Sehingga daging yang berpotensi sebagai makanan berbahaya dapat dihindari ungkap Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz saat meninjau pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) modern Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Senin (12/8).

Di RPH tersebut, dilakukan pemotongan satu ekor sapi jenis Brahman Cross atau sapi BX yang merupakan hewan kurban dari jemaah Masjid Makmur Nunang, Payakumbuh Barat.

Erwin Yunaz menyampaikan pemotongan sapi BX dengan berat mencapai 400 kg, pemotongannya dilakukan di RPH Modern dalam rangka mengajak masyarakat Kota Payakumbuh yang memiliki hewan kurban atau hewan sapi yang akan dipotong, untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah.

Erwin mengimbau masyarakat atau pengurus masjid yang melakukan pemotongan untuk tidak memotong sapi betina produktif. Selain itu, untuk pembagian daging, Erwin Yunaz mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai tempat daging.

Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra menjelaskan pihaknya telah menganggarkan pengadaan mesin stunning box untuk tempat pemotongan hewan sapi jenis lokal. Sehingga ke depannya semua pemotongan hewan sapi yang ada di Kota Payakumbuh dan sekitarnya dapat dilakukan di RPH Modern.

“Untuk pemotongan di sini tidak sulit, cukup dengan mendaftar dan melengkapi persyaratan maka dapat dilakukan pemotongan di sini. Salah satu persyaratannya adalah membayar uang retribusi sebesar Rp 50ribu per ekor sapi, menyerahkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan hewan sapi yang akan dipotong tidak merupakan sapi betina produktif,” ujarnya.

Pemotongan hewan kurban jamaah Masjid Makmur Nunang Daya Bangun ini disaksikan langsung oleh masyarakat peserta kurban dan Ketua Pengurus Masjid Yonaldi. Turut menyaksikan Sekda Rida Ananda, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra dan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Sujarmen.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY