Wawako Payakumbuh ERWIN IRUP HARI PRAMUKA KE-57 TAHUN 2018

1154

Metro Padang.com – Wakil Walikota, Erwin Yunaz yang juga selaku wakil ketua majelis pembimbing cabang gerakan pramuka kota Payakumbuh di daulat sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 dan Kemah Hari Pramuka VIII serta Best Of The Best Batiah Scouting Competition (BOBB) XII, yang di gelar di gelanggang pacuan kuda Kubu Gadang, Jln. Rasyuna Said, Kel. kubu Gadang, Payakumbuh Timur, Minggu (26/8).

Wawako Erwin pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault di hadapan para tamu undangan dan peserta upacara.

“Gerakan Kepanduan sebagai cikal bakal Gerakan Pramuka telah ada di Bumi Pertiwi sejak tahun 1912 dengan nama kelompok baim berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. Eksistensi gerakan ini di Indonesia telah dimulai sejak 106 tahun yang lalu. Namun yang penting dipahami bahwa filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di Inggris, ” ujar Wawako.

Wawako kemudian menambahkan,”Dalam konteks Indonesia, Gerakan Pramuka menjadi “rumah kita bersama”, dan itulah harapan bangsa ini kepada Gerakan Pramuka. Sekat-sekat kamar telah diisi oleh partai politik, dan kamar lainnya mungkin telah diisi oleh suku-suku yang ada di Indonesia dan golongan atau kelompok lainnya. Untuk itulah, Hari Pramuka ke-57 sekarang ini kita mengangkat tema “Pramuka Perekat NKRI”,” lanjut Wawako.

Dalam sambutan tersebut, wawako juga menyampaikan bahwa gerakan pramuka telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia.

“Gerakan Pramuka telah mencapai usia 57 tahun, jelas merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia. Sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar dan tidak boleh pudar, ” ujar Wawako berapi-api.

Sebagai tahun politik yang ditandai dengan penyelenggaraanya memiliki situasi yang agak panas, ketua Kwartir Nasional berharap bahwa agar anggota Pramuka di seluruh jenjang hendaknya dapat memberikan kesejukan dan tidak terlibat dalam hiruk pikuk perpolitikan meskipun sebagai warga negara masing-masing punya hak politik.

“Saya berpesan hendaknya Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan luar sekolah jangan terlibat dalam kegiatan politik praktis. Untuk itu, saya mengharapkan kepada seluruh jajaran Pramuka agar merapatkan barisan untuk bekerjasama secara sinergis guna mempercepat mewujudkan kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara, dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak.

Sementara itu, Hj. Anwida selaku ketua panitia melaporkan bahwa kegiatan kemah pramuka VIII dan BOBB XII merupakan kegiatan dalam rangka memperingati hari pramuka Nasional ke-57.

“Kemah Hari Pramuka VIII dan BOBB XII merupakan kegiatan dalam bentuk perkemahan dan lomba sebagai wahana dan sarana pendidikan yang strategis untuk mengembangkan wawasan, memupuk jiwa persatuan dan kesatuan serta latihan kepemimpinan bagi pramuka sebagai kader pembaharuan bangsa di masa depan ” lapor Anwida.

Anwida kemudian menambahkan,

“Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian,kepemimoinan,keterampilan,persatuan dan kesatuan Pramuka di kota Payakumbuh serta memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan kode kehormatan Pramuka yaitu Tri Satya dan Dasa Darma,” lanjutnya kemudian.

Kegiatan yang digelar mulai tanggal 25 sd 28 Agustus tersebut diikuti oleh lebih kurang 1.127 orang dari 48 Gugus depan yang berpangkalan pada SD/SLTP/SLTA di kota Payakumbuh termasuk pembina, pendamping dan pimpinan kontingen.

Kegiatan itu diisi dengan berbagai kegiatan lomba yaitu lomba PBB, pionering, lintas medan, sholat subuh, paduan suara dan lomba mendirikan tenda.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan penganugerahan tanda penghargaan gerakan pramuka berupa lencana Melati kepada Andalan cabang urusan pembinaan pramuka penegak dan pramuka pandega puteri, kakak Hj. Anwida.

Selanjutnya juga diserahkan piagam penghargaan prestasi lomba gugus depan unggul dan ferstival penggalang ceria sekolah dasar tingkat nasional tahun 2018 kepada gugus depan 02.019-02.020 pangkalan SDN 4 Payakumbuh atas prestasi yang diraih yaitu penampik terbaik pada festival seni dan budaya tingkat Nasional, Juara 2 pionering project regu garuda dan regu Mawar, juara 3 sketsa panorama untuk regu garuda dan juara 3 kompas untuk regu garuda.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Camat Payakumbuh Timur, L. Keprinaldi, perwakilan dari polres, pengurus kwartir cabang 0314 kota Payakumbuh, hadirin undangan lainnya.
Adapun keluarga yang tidak lagi menerima manfaat dan diberi penghargaan diantara Rosma dari Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Armalinda (Parik Rantang), Vera Ayuanti (Koto Panjang Dalam). Dan siswa berprestasi dari keluarga PKH yang menerima bingkisan adalah Andrika Fajar Pratama (Payolansek) dan Nadila (Koto Panjang Dalam).

Kegiatan rakor PKH diikuti oleh 150 orang peserta yang berasal dari unsur pendidikan, kesehatan dan pendamping program. Narasumber berasal dari Direktorat Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Harapan Kemensos RI dan Koordinator Wilayah II Sumatera Barat.

Selain Walikota dan Kadis Sosial, turut hadir pada acara pembukaan tersebut Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos RI yang diwakili Kasubdit Sumber Daya Kemensos RI, Sulistyaningsih, Kepala Dinas Sosial Prov. Sumbar yang diwakili Kasi Bantuan Sosial Korban Bencana, Iskandar, Koordinator Wilayah PKH Regional II Sumbar, Elsi Ekaputri, Kepala Cabang BRI Payakumbuh, Niki Muhammad Zahab, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, para peserta rakor, hadirin undangan lainnya.(tn)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY