Wabup Pasaman Buka Kirab Pemuda Indonesia tahun 2018

835

Metro Padang.com – Pembukaan Kirab Pemuda Indonesia tahun 2018 di Kabupaten Pasaman, Sumbar berlangsung sukses, Jumat 14 September 2018. Kirab dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Faisal Abdullah.

Ketua Panitia Pelaksana, Adib Alfikri melaporkan, peserta nasional kirab pemuda diikuti sebanyak 100 orang pemuda dari tiap provinsi di Indonesia, wartawan dan pendamping sebanyak 10 orang.

“Tiap provinsi mengutus 2 orang perwakilan. Dari Sumatera Barat, diwakili oleh Engga Probi Endri dari Tanah Datar dan Mila Fadila Rahmi dari Bukittinggi,” ujar Kadis Porapar Pemprov Sumbar. Kabupaten Pasaman, menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumbar yang ditunjuk sebagai titik singgah kirab pemuda. Pelaksanaan kirab, terdiri dari dua zona.

“Zona I, start dari Sabang, Provinsi Aceh. Start II, start dari Merauke, Provinsi Papua. Titik singgah di Kabupaten Pasaman dilaksanakan tanggal 13-17 September 2018. Sementara titik puncak pertemuan pada 17 November 2018, di Jakarta,” sebutnya.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dititik singgah Kabupaten Pasaman. Seperti, pawai budaya kreatif pemuda, gala pemuda, deklarasi pemuda, pentas seni budaya pemuda, baksi sosial pemuda, kunjungan ke media lokal, seminar teknologi informasi, festival karya literasi dan kegiatan lainnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama mengapresiasi penunjukan Kabupaten Pasaman sebagai tuan rumah satu-satunya pelaksanaan Kirab Pemuda Indonesia tahun 2018 oleh pihak Kemenpora di Sumbar.

Menurutnya, Kirab Pemuda Indonesia 2018 merupakan kegiatan yang mempersatukan Bangsa Indonesia dengan tugas mulia. Karena mempertemukan para pemuda pilihan dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dan seluruh masyarakat Pasaman. Dimana Kota Lubuksikaping dijadikan titik singgah Kirab Pemuda Indonesia dan satu-satunya di Sumatera Barat. Seluruh pemuda se Nusantara hadir disini,” jelas Atos.
Diharapkan pelaksanaan kirab pemuda tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah itu, khususnya bagi para pemuda.Mudah-mudahan selama pelaksanaan kirab ini berjalan lancar dan aman serta berkontribusi bagi pengembangan pemuda ke depan,” harapnya.

Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Barat, Benni Warlis mewakili Gubernur Sumbar berharap, kegiatan itu dapat menyatukan pemuda se Nusantara.

“Kegiatan ini akan dapat meningkatkan rasa nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan, serta rasa patriotisme selaras dengan makna bhineka Tunggal Ika sehingga dapat mencegah desintegrasi bangsa,” katanya.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Faisal Abdullah mengatakan peserta Kirab Pemuda yang terdiri dari seluruh perwakilan provinsi di Indonesia akan lebih menyatu dengan masyarakat yang dikunjungi dalam setiap titik yang sudah ditentukan. Mereka akan mempelajari budaya beragam di nusantara dan tinggal bersama warga di tempat setempat. Kehadiran mereka, akan mempelajari budaya dan kearifan lokal ditengah masyarakat yang disinggahi. (02

BAGIKAN

LEAVE A REPLY