Metro Padang .comMenjaga keamanan dan patok perbatasan sudah menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-RIDTL Yonif Raider 408/Sbh. Disela-sela kesibukannya mereka selalu turun langsung untuk membantu masyarakat, salah satunya membantu memanen daun sirih di Dusun Fatubeilou, Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Kamis (21/03/2019)

Dimana daerah ini masih kental dengan adat dan daun sirih salah satu yang wajib didalamnya. Kegiatan memanen ini merupakan hasil komsos yang selama ini dilakukan oleh Pos Asumanu dengan masyarakat sekitar. Panen tersebut wujud nyata TNI dalam membantu masyarakat sekelilingnya.

Dalam proses memanen tersebut Pratu Axel membantu warga untuk memetik daun sirih yang menjalar dengan cara memanjat, dengan cepat tanganya memilih daun sirih yang bagus dan segar, layak untuk dijual.
Daun sirih segar yang dipanen sudah lumayan banyak, Pratu Axel membereskan hasil daun sirih yang dipetik dan membantu membawa pulang kerumah warga.

Bapak Lius selaku pemilik kebun sirih mengatakan, “Daun sirih ini nantinya mau saya jual kepasar dengan harga Rp 10.000,- satu ikatnya. Tidak jarang juga ada pembeli yang langsung datang kerumah, karena daun sirih biasa dipakai untuk acara adat atau dikonsumsi sehari-hari. Saya sangat berterimakasih kepada Pos Asumanu yang sudah mau membantu saya memanen daun sirih, sehingga proses memanennya lebih cepat.” Ungkapnya.

Danpos Sertu Nerdha A menggungkapkan, “Kami selain melaksankan patroli patok dan menjaga perbatasan, kami juga selalu siap membantu masyarakat. Kami harap masyarakat tidak perlu takut dan segan menyampaikan bila butuh bantuan kami.” Ungkapnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY