Tim PKM Unand Lakukan Pembinaan pada Kelompok Pengrajin Batik Jembatan Akar, Kab. Pesisir Selatan

439

Metro Padang .com-Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat Skim Program Kemitraan Masyarakat Membantu Usaha Berkembangan Universitas Andalas, beranggotakan Adila Adisti, SE, M.Ec, Chairunnisya, SE, MM, dan Hafizah Hanim, S.Kom, M.Kom melakukan kunjungan pertama kekelompok usaha bina andi Nagari Puluik Puluik yaitu Kelompok Pengrajin Batik Jembatan Akar. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 September 2021 disambut baik oleh Ketua Pengrajin Batik Jembatan Akar, Tiska Sari, sekaligus dihadiri oleh 5 orang pengrajin yang terlibat langsung dalam proses produksi Batik Jembatan Akar.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka diskusi untuk mengetahui kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi pengrajin dalam mengembangkan usaha batik asli dari Pesisir Selatan ini.Tim PKM Unand mengunjungi “Rumah Batik” yang menjadi tempat produksi, kantor dan galeri pengrajin memasarkan produk batik. “Kami harap dengan kerjasama antara kami timpengabdian dan mitra yaitu Kelompok Pengrajin Batik Jembatan Akar bisa berdampak positif untuk kemajuan kelompok usaha nantinya. Pembinaan yang dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan soft skill pengrajin namun juga meningkatkan kemampuan pengrajin dalam membatik” ujarKetua Tim Adila Adisti saat ditanya mengenai tujuan pelaksanaan program.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan kelompok usaha yang berdaya sain gdiera digitalisasi dan mandiri secara finansial. Adapun manfaat bagi mitra adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pemasaran online, memperluas jangkauan pemasaran dan distribusi mitra, meningkatkan kemampuan mitra dalam hal membatik, meningkatkan kapasitas produksi mitra melalui penyediaan bahan dan alat produksi.

Tim PKM Unand mendata permasalahan yang dialami oleh mitra, melihat produk batik mitra, dan melihat proses pembuatan batik serta menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan sebanyak enam kegiatan selama kurang lebih empat bulan yaitu dari bulan September hingga Desember 2021. Kegiatan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi mitra. “Kami berharap antusias memitra menjadi langkahawal yang baik. Mitra kami baru dibentuk tahun 2020 namun sudah melakukan produksi meskipun memiliki banyak kekurangan seperti alat produksi terbatas dan kemampuan membatik yang belum memadai ” ujar  anggota tim PKM, Chairunnisya.

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY