Team yang Akan Berlaga di TDS 2018

1016

Metro Padang.com – TDS 2018 – Jelang  perhelatan   iven     internasional Sport Tourism Tour de Singkarak 2018,  seluruh  bentuk  persiapan  termasuk  salah  satunya  membangun   komunikasi   dengan   berbagai pihak terkait terus dilakukan. Hal ini tak lain agar TDS pada   tahun  ini yang merupakan   penyelenggaraan yang keSepuluh, lebihbaikdaritahunsebelumnya.Dari seluruh  persiapan  dan   teknis   penyelenggaraan, kemacetan atau antrian  panjang  kendaraan yang diakibat  oleh   sistem  buka  tutup  lalulintas di rute yang dilewati   pebalap, merupakan   salah   satuhal yang paling krusial.

Meski    demikian, pihak   Kepolisian    memastikan, jika  kondisi  arus  lalu lintasakan  tetap  lancar  bahkan   kemacetan pun dapat   diurai   dengan  cepat. Salah satunyadenganantisipasirekayasalalulintas.Apalagimengingat, lintasan yang dilewatiratusanpebalapdariberbagai Negara itu, tidakseluruhnyamelintas di ruasjalanNasional.

Dalamaturan yang dikeluarkanpenanggungjawablintasanperlombaan.Untukaksesjalanraya yang dilewati para pebalap, ditutup setelah kordinator marshall melewati lintasan, atausekitar 30 menitsebelumpebalaplewat. Pasalnya, Marshall sendiri berjarak sekitar 45 menit daripebalap. Dengan pembagian waktu, 20 menitdibelakang Marshall ada pengamanan mobil polisi, dan 20 menit pengamanan  menggunakan sepeda motor polisi, barukemudian 5 menit dibelakang pengamanan terakhir pebalap melintas irute.

Pihak   Kepolisian yang dilibatkan  untuk  melakukan  pengamanan  dan  rekayasa  lalulintas  mengambil   inisiatif, rute TDS 2018 ditutup  satu jam sebelum star dimulai.Ini berlaku baik untuk rute satuarah maupun yang Duaarah.Meski  demikian, penutupan  satu jam sebelum start itu tidak lah permanen, bisa saja  berkurangd  engan  melihat   situasi  arus  lalulintas  disepanjang  lintasan yang dilewatiparapebalap.

“penutupanjalursatu jam sebebum start. Setelah startadajedasatu jam juga, namunkitalihatsituasidimasing-masingwilayah. Bisasajasetengah jam dibuka. Karena  rute yang dilintasi  tidak   selalu  Jalan   Nasional, ada   juga  jalan  Kabupaten  dan  Kota,”kata  Kabiro Ops PoldaSumbar, Kombes Pol Djihartono, Jum’at 2 November 2018.

Agar Pengendara  tidak   terlalu lama mengantri, Djihartono memastikan jika akan ada rekayasa   lalulintas. Seluruh personil   Kepolisian yang berkerja di sepanjang lintasan, akan mengarahkan seluruh pengendarakejaluralternatif. Ini, agar antriandankemacetantidakterlalupanjangdan lama.

Nanti akan ada rekayasa jalur.Kita himbau kepada pengendara untuk memilih rute alternatif agar terhindar dari antrian dan kemacetan.Kita juga menghimbau kepada seluruh pengendara dan  masyarakat yang ikut menonton TDS ini, agar tidak memakan badan jalan disepanjang lintasan.Untuk menjaga keselamatan masyarakat dan pebalapitu sendiri”ujar Djihartono.

Melibatkan Ribuan Personil

Untuk mengamankan Perhelatan  TDS 2018 ini, Djihartono menyebutkan sebanyak 7376 Personil yang terdiridari 4908 Personildari  Kepolisian, 641 dari TNI, 816 dariDishub, 834 dari pol pp, dan unsur lain sebanyak 177 dilibatkan.

Seluruh personil yang dilibatkan, akan menempati pos masing-masing yang sebelumnya sudah ditentukan. Diharapkan, seluruh personil dapat bertugas semaksimal mungkin, sehingga perhelatan TDS 2018 dapat berjalan dengan lancar.Takhanyaitu, penyelenggara juga akan memberikan informasi tentang jalan yang akan dilalui oleh para pebalap. Informasi ini akan disebar dimedia sosial, sehingga bisa diakses oleh masyaraka tluas.

Diketahui, sebanyak 21 tim yang terdiridari 16 timInternasional dan Lima timNasional, akan ikut andil pada ajang internasional Sport Tourism Tour de Singkarak 2018. Seluruh pebalap akan melintas di rute sepanjang 1.267 kilometer yang dibagi dalam Delapan Etape. Seluruh etape memiliki objek wisata yang mampu memukau seluruh pebalap dan tim official.

Sapura Racing Team (Malaysia), Nex-CCN (Laos), Advance CCC (Indonesia), KFC Racing Team (Indonesia), LXCycking Team (Korea), 7-11 Clicks (Philippines), Ningxia Sport Lottery (China), BikelifeDongnai (Vietnam), Terengganu Cyling Team (Malaysia), PGN Cyling Team (Indonesia), St George (Australia), BRCC (Indonesia), ForcaAmsking Racing (Malaysia),

OmidiaMashad Team (Iran), Thai Continental Team (Thailand), Bike Aid (Germany), PCS Netherland (Cambodea), Kyoto Sangyo University Team (Japan), Mes Kerman (Iran), Go far Gold (Philippines) dan, Padang Road Bike Bank Nagari (Indonesia). (*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY