Sekda Pasaman, M. Saleh: MTQ Kec. Mapattunggul dapat Meningkatkan Keimanan Masyarakat

826

Metro Padang.com – MTQ Tingkat Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman digelar selama dua hari. MTQ langsung dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, M. Saleh di Jorong Benai Nagari Muaro Tais, Sabtu 21 Juli 2018.

MTQ Tingkat Kecamatan Mapattunggul yang ke XII ini diikuti 200 kafilah dari tiga nagari yang ada di kecamatan tersebut. Tiga nagari itu adalah Nagari Muaro Tais, Pintu Padang dan Nagari Lubuk Gadang.

Kegiatan yang menjadi kalender tetap ini dilaksanakan selamat dua hari yakni Sabtu dan Minggu (22-22 Juli 2018). Ratusan kafilah tersebut mengikuti 6 macam perlombaan yakni lomba bintang kasidah, tilawah, Tartil, cerdas cermat, dan kutbah jumat.

MTQ tingkat Kecamatan Mapattunggul di Rumbe pada 21-22 Juli 2018. 6, bintang kasidah,tilawah, Tartil, hafis alquran, cerdas cermat, kutbah jumat. Peserta yang terbaik akan memperoleh piala dan piagam.

Sekda Pasaman, M. Saleh berharap kegiatan yang berlangsung dua ini bisa menghasilkan kafilah yang terbaik yang bisa mewakili Kecamatan Mapattunggul untuk MTQ tingkat Kabupaten Pasaman di Kecamatan Dua Koto.

“Mari kita semarakkan membaca Al Quran. Kita berharap MTQ ini bisa sukses penyelenggaraan, sukses partisipasi, sukses prestasi, dan sukses hasilnya” ujar Saleh.

MTQ ini diharapkan tidak hanya di dirasakan milik panitia saja tapi dirasakan oleh seluruh masyarakat Mapattunggul. Makanya dilaksanakan di kejorongan, sehingga bisa lebih dekat dengan masyarakat.

Sekda mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menyemarakkan Al Quran dengan membaca ayat suci Al Quran setiap solat magrib. Dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya membaca saja.

“Di era globalisasi ini, banyak tantangan dan perilaku dan pola hidup masyarakat yang tidak baik. Seperti penyakit masyarakat, miras, judi menjadi ancaman generasi muda. Untuk menangkis ini semua perbanyaklah membaca Al Quran” ajaknya.

Sementara itu Camat Mapattunggul, Sayuti Pohan menjelaskan, kegiatan MTQ bukan hanya kegiatan serimonial belaka. Tapi lebih memasyarakatkan Al Quran kepada masyarakat dengan mengajak masyarakat untuk semarakkan membaca Al Quran.
“Bukti, MTQ sebelumnya dilaksanakan di kantor Camat Mapattunggul. Tapi sekarang dilaksanakan di kejorongan sehingga masyarakat bisa lebih merasakannya” sebut Sayuti Pohan.

Kemudian, ia juga menyampaikab permohonan maaf karena kegiatan ini dilaksanakan hanya sederhana. Seyogyanya, kegiatan dilaksanakan di lapangan bola kaki Jorong Rumbai.

Tapi, sore kemaren terjadi musibah, tenda dan panggung tempat acara patah tiangnya dihantam angin. Sehingga tidak sampai 24 jam, los pasar dimodifikasi menjadi tempat pembukaan MTQ Kecamatan Mapattunggul (02)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY