SDN 29 Payakumbuh dan Puskesmas Ibuh adakan Sosialisasi Imunisasi MR

916

Metro Padang.com – Payakumbuh, Untuk meningkatkan kualitas sehat dalam pbm di lingkungan sekolah, Kepala SDN 29 Payakumbuh, Dra. Asni dan pihak Puskesmas Ibuh menggelar temu ramah dengan walimurid kelas I dan II diawal tahun ajaran 2018/2019, terkait akan dilaksanakannya imunisasi terhadap siswa di sekolah melalui program UKS.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat SDN 29 Payakumbuh pada Sabtu (21/07/2018) diikuti 50 orang walimurid. Selain guru dan walimurid, tampak hadir 3 orang personil kesehatan dari Puskesmas Ibuh.

“Temu ramah ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan silaturahim antara pihak sekolah dengan walimurid demi kondusifnya PBM di sekolah. Disamping parenting kita akan awali pertemuan ini dengan sosialisasi imunisasi terhadap anak didik, guna menciptakan generasi sehat generasi hebat,” sebut Asni didampingi tenaga kesehatan dari Puskesmas Ibuh.

Sampaikan informasi program, Kepala Puskesmas Ibuh diwakili Bagian Konseling Gizi, Sri Damayanti menyebutkan bahwa sudah menjadi tugas pemerintah untuk menciptakan generasi penerus (siswa) sehat bersama pihak sekolah melalui uks dan butih dukungan orangtua.

” Generasi sehat adalah generasi yang tahan dari penyakit. Disamping PHBS, salah satu jalannya adalah melalui imunisasi. Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan imumisasi sebagai lanjutan dari KIA yang telah dijalani siswa sejak balita dulu. Program pemberian rapor sehat ini akan berlanjut hingga SLTP. Dalam rapor sehat tergambar riwayat kesehatan siswa,” sebut Sri.

Dikatakan Sri, “secara bertahap dan terjadwal melalui uks, kita akan lakukan scerening dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) kita akan laksanakan Imunisasi ORI dan DPT. Pada bulan Agustus dan September, secara nasional kita akan laksanakan imunisasi MR. Demi kelancaran imunisasi MR, mohon dukungan orangtua,” harap Sri.

Ditambahkan Wati dari Bagian UKS Puskesmas Ibuh, ” Tumbuh kembang anak jelas tampak di mada 1000 HPK dan di masa pubertas. Bekersama dengan pihak sekolah kita giat melakukan penyuluhan PHBS, kesehatan, pemeriksaan kantin sehat, pengawasan jajanan sehat, P3K dan P3P, pengawasan KTR dan pengobatan. Disamping imunisasi, pengawasan gizi pada anak juga bertujuan mengurangi kasus stunting (lahir dan tumbuh pendek). Pemberian imunisasi di Indonesia sudah mendapatkan rekomendasi, yakni Fatwa MUI nomor 4 tahun 2016,” imbuh Wati.

Penghujung temu ramah, Kepala SDN 29 Payakumbuh menginformasikan bahwa di sekolah yang dipimpinnnya juga dilaksanakan pembinaan gosok gigi dan cuci tangan yang baik setiap hari Kamis, pemeriksaan kuku, rambut, dan pemeriksaan tinggi dan berat badan siswa. Mohon saat pemberian imunisasi, walimurid ikut memberikan motivasi pada anaknya,” harap Asni.(ts)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY