Sate KMS Seribu Baniah Pattimura Kota Padang Dijamin Halal

3988

Metro Padang.com – Setelah adanya temuan yang dilakukan petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Balai BPOM serta Satpol PP Kota Padang terkait temuan sate berdaging babi di kawasan Simpang Haru, Selasa (29/1) malam, Irya Yusuf dan Amrini pemilik dan penanggungjawab Sate KMS Seribu Baniah Pattimura Cabang kota Padang angkat bicara.

Irya Yusuf dan Amrini menjelaskan pada Metro Padang.com   bahwa temuan daging sate yang diduga menggunakan daging babi itu bukan dari KMS grup kami. Melainkan merek dagangnya sendiri yaitu KMS B.  Untuk dipastikan bahwa sate tersebut bukan bagian dari grup Sate KMS Seribu Baniah Pattimura ,” kata Irya Yusuf dan Amrini  saat diwawancarai Metro Padang.com  Rabu (30/1).

Lebih lanjut Irya Yusuf dan Amrini menjelaskan,Sate KMS Seribu Baniah Pattimura yang  resmi menjadi bagian KMS grup yakni hanya di kawasan Siteba, Kampung Kalawi, Permindo .

Sate KMS Seribu Baniah Pattimura bagian dari 4 cabang  di kota Padang. Selebihnya tidak ada hubungan dengan Sate KMS Seribu Baniah Pattimura. Kalau yang ditangkap tadi, bumbu, daging dan semuanya dipastikan berbeda,” sebutnya.

Pemilik Sate KMS Seribu Baniah Pattimura ini menjelaskan, sate KMS beserta logonya sendiri sudah memiliki sertifikat hak kekayaan intelektual dan juga sertifikat merek yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual pada tahun 2010 silam.

Sate KMS Seribu Baniah Pattimurah dan tiga cabang lainnya seperti yang di Jl Permindo, Siteba dan Kalawi mempunyai sertifikatnya. Tak hanya itu, Irya Yusuf  menjamin kehalalan sate yang dijualnya dan tempat  membeli daging yang untuk satenya juga mempunyai sertifikat halal.

Lebih Lanjut Dikatakan Amrini yang lebih akrap dipanggil  Rini  , bahwa  Sate KMS Seribu Baniah Pattimura  juga telah diperiksa Balai Pom bahkan telah  diperiksa bahan-bahan dari sate yang dijualnya pada Jum’at. (25/1) ungkap Rini pada Metro Padang.com (TN)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY