Metro Padang.com

Oleh: Dr. Rita Rahayu, SE, MSi, AK, CA, AWP, CRA, CRP
PadangTIME.com, Dalam rangka merevitalisasai Badan Usaha Milik Desa Nagari Koto Hilalang “Jaya Mandiri”, Rabu tanggal 20 Oktober 2021, diadakan Musyawarah Nagari (MUSNA) di kantor wali nagari Koto Hilalang.
MUSNA kali ini merupakan MUSNA kedua dari MUSNA pertama yang sebelumnya diadakan pada Tanggal 14 Oktober 2021 lalu.
Pada MUSNA pertama telah dilakukan penjaringan bakal calon ketua dan terjaring 11 kandidat calon ketua BUMNAg. Pada MUSNA kedua ini, agendanya adalah mendengarkan visi dan misi dari masing-masing ketua dan juga pemilihan ketua, sekretaris, bendahara dan pengawas.
Hadir pada kesempatan kali ini adalah Tim Pengabdi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas yang diketuai oleh Dr. Rita Rahayu, SE, MSi, AK, CA, AWP, CRA, CRP. Pada kesempatan ini ketua tim pengabdi menyampaikan pentingnya komitmen bersama agar BUMNAg Jaya Mandiri dapat bangkit dan lebih maju, sehingga nantinya kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Hilalang dapat tercapai.
Selain itu, ketua tim pengabdi juga menyampaikan komitmen tim pengabdi dalam mendampingi BUMNAg Jaya Mandiri dalam hal pengelolaan keuangannya.
Hadir juga dalam MUSNA kedua ini ketua Badan Pemusyawaratan Nagari, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Wali Nagari, Sekretaris Nagari, Babinsa, kelapa-kepala Jorong dan juga ninik mamak serta masyarakat Koto Hilalang. Dalam MUSNA ini, dari 11 kandidat yang terjaring, hanya tujuh kandidat yang hadir di acara penyampaian Visi dan Misi ini.
Selanjutnya dari tujuh orang yang hadir, dua orang diantaranya mengundurkan diri. Dengan musyawarah, akhirnya terpilih Rudi Suwandi sebagai ketua BUMNAg, Elza Fitria sebagai sekretaris, Eliza Novita sebagai bendahara, dan Tika dan Indri sebagai pengawas.
Tugas selanjutnya adalah pengelola BUMNAg terpilih ini akan menyusun program kerja dan juga AD/ ART yang nantinya akan di presentasikan dan dikupas lebih lanjut pada MUSNA ketiga. Diharapkan proses pembentukan dan revitalisasi BUMNAg Jaya Mandiri ini dapat berjalan dengan baik dan pengelolaan serta program kerja dapat disyahkan oleh MUSNA dengan segera.
Harapannya, BUMANg jaya Mandiri ini dapat tercatat di KEMENKUMHAM sebelum 31 Desember 2021 ini, sesuai dengan amanat PP No. 11 tahun 2021. (mp)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY