Pertama di Masa pandemi, Sumbar Berangkatkan 10 Pekerja ke Jepang

284
Metro Padang – Dilatih di Balai Latihan Kerja selama tiga bulan, 10 orang Pekerja Migran Indonesia asal Sumatera Barat diberangkatkan ke Jepang.
“Ini adalah pengiriman PMI pertama dari Sumbar ke Jepang sejak pandemi melanda. Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak tenaga kerja terdidik kita yang bisa mendapatkan kesempatan serupa,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas PMI ke Jepang di Padang, Jumat.
Ia mengatakan secara SDM, PMI asal Sumbar sudah sangat memadai untuk bisa bekerja di luar negeri.
Karena itu mengusai bahasa asing sudah seharusnya menjadi kewajiban bagi generasi muda saat masih menuntut ilmu di tingkat SMA/SMK apalagi di Perguruan Tinggi.
“Ke depan, penguasaan bahasa asing juga akan menjadi perhatian dalam sistem pendidikan kita di Sumbar,” ujarnya.
PMI menurutnya adalah pahlawan devisa yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga tetapi juga berperan dalam membantu devisa negara.
Ke depan Gubernur mengatakan pihaknya akan mensingkronkan PMI dengan Minang Diaspora atau perantau Minang yang ada di negara tujuan agar mereka tetap merasa ada yang mengayomi sesama orang dari kampung meskipun di negara tujuan ada lembaga yang akan memberikan pengawasan dan perlindungan.
Sementara itu Perwakilan UPT BP2MI Padang Bayu Aryadhi mengatakan pemberangkatan tersebut merupakan program BP2MI bekerjasama dengan Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Sumbar.
Ia menyebut penghasilan masing-masing PMI yang dikirimkan itu di Jepang sekitar Rp12 juta/orang per bulan. Jika yang bberangkat 10 orang maka akan menyumbang Rp120 juta per bulan atau setara Rp1,2 miliar setahun sehingga membantu devisa negara.
Ia berpesan agar PMI yang dikirimkan tersebut tidak hidup konsumtif di Jepang, tetapi menabung untuk bekal saat pulang kembali ke Tanah Air.
(MP/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY