Metro Padang.com  – PAYAKUMBUH, Permainan tebak-tebakan angka berhadiah rokok yang merupakan salah satu arena bermain di pasar malam, Pasar Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara disebut Ketua MUI Kota Payakumbuh, Mismardi sebagai praktik perjudian. Karena itu, dia meminta kepada Pemko Payakumbuh untuk segera menutup arena permainan itu.

“Ya kalau harus membeli dan kemudian berhadiah, itu memang berbau judi,” kata Mismardi  Rabu 17 Oktober 2018.

Dikatakannya, apabila yang bermain harus membeli sejumlah koin dan kemudian memasang pada angka tersebut dan kebetulan nomor yang dipasang masuk, sehingga yang memasang menang, maka hal itu sudah masuk dalam praktik perjudian.

“Dulu pernah ada pasar malam dalam bentuk sirkus di Payakumbuh beberapa waktu. Di situ juga ada arena bermain seperti itu. Kami dari MUI Payakumbuh memasukkan surat ke Pak Wali Kota supaya permainan itu ditutup, memang permainan itu langsung ditutup oleh Wali Kota,” lanjutnya.

Lebih tegas, ia menjelaskan, meski pada awalnya taruhan hanya sebungkus rokok, tapi taruhannya bisa saja diperbesar. Sebab sistemnya adalah sistem judi.

“Yang jelas itu judi, walaupun dalam bentuk satu bungkus rokok. Tapi nanti bisa sekardus rokok kalau sudah lama-lama. Jadi kami mohon kepada pemerintah atau ke Satpol PP supaya itu bisa dihentikan,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler membantah terkait adanya praktik perjudian di pasar malam tersebut. Menurutnya, seluruh fasilitas permainan yang ada di pasar malam itu hanyalah sarana hiburan semata. (red)

 

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY