Peningkatan Pengelolaan Keuangan Pengelola BUMN Ag di Kec. Kubung Kabupaten Solok

620

Oleh : Rita Rahayu.

Dosen  Fakultas Ekonomi Unand

Metro Padang.com – Rabu 22 September 2021 , Tim Pengabdi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas yang diketuai oleh Dr. Rita Rahayu, SE, MSi, AK, CA, AWP, CRA, CRP mengadakan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan bagi Pengelola BUMNAg di KecamatanKubung, Kabupaten Solok. Turut hadir dalam kegiatan ini  Camat Kubung yaitu   Acil Fasra, S.IP, MM beserta perangkatnya dan juga hadir Pak Yusrizal, SE, MM sebagai Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Solok.Kegiatan ini diikuti oleh pengelola BUMNag dari berbagai Nagari di Kecamatan Kubung.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangkapeningkatan pemahaman pengelolaan keuangan bagi pengelola BUMNAg di KecamatanKubungKabupatenSolok. Kegiatan ini disambut antusias oleh semua peserta, karena memang tida kdapat dipungkiri bahwa salah satu kendala yang dihadapi oleh BUMNag ini adalah kurangnya pemahaman pengelola BUMNAg dalam  pengelolaan  keuangan, termasuk  didalamnya  administrasi  keuangan dan laporan keuangan. Padahal  seperti kita  ketahui, pemahaman tentang pengelolaan keuangan  ini  merupakan salah satu  faktor penentu suksesnya sebuah  usaha. Oleh karenaitu, kegiatan-kegiatan  seperti  ini sangat diperlukan oleh pengelola BUMNAg.

Ditambah lagi dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2021 tenatang Badan Usaha Milik Desa yang salah satunya mengatur tentang kewajiban pertanggungjawaban pengelola BUMNAg berupa penyusunan laporan keuangan semesteran yang terdiri dari Laporan Laba  Rugi dan Laporan Posisi  Keuangan. Hal ini tentunya  menjadi  keharusan  bagi  pengelola  BUMNAg  untuk  memiliki  pemahaman yang memadai  tentang  pencatatan dan pengelolaan  keuangan  ini. Selainitu, dengan  keluarnya  Permendesa PDTT No 3 tahun 2021 yang mewajibkanseluruh Badan Usaha Milik Desa/Nagari untuk  mendaftarkan   BUMNAg  mereka   keSistem  InformasiDesa (SID) Kemendes dan Kemenkumham, yang salah satu syaratnya adalah adanya proyeksi Laba Rugi  tahun  mendatang dan juga proyeksi posisi keuangan/neraca tahun  mendatang  serta   proyeksi  harga  pokok   penjualan   tahun   mendatang, yang kesemuanya hanya bisa disusun   jika   pengelola   keuangan  memiliki kemampuan memadai   mengenai  pencatatan dan pengelolaan keuanganini.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kegiatan ini menjadi sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi pengeloa BUMNAg saat ini.

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY