Metro Padang.com-Formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai di nilai tidak berpihak kepada kebutuhan dan keadaan informasi yang beredar ada sebanyak 160 kuota yang akan di perebutkan oleh ribuan pelamar CPNS di Mentawai. Salah satu formasi yang menonjol yakni jurusan guru SD dan tenaga kesehatan.

Kebijakan ini banyak menuai protes di kalangan masyarakat atau tenaga honorer yang tidak dapat formasi. Pasalnya, formasi yang ada saat ini Pemerintah berfokus pada dua formasi yakni Pendidikan dan kesehatan adapun formasi lainnya bisa di hitung.

Banyaknya tuaian protes yang beredar di medsos terhadap kebijakan ini, membuat mantan ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Periode 2009 – 2014 Hendri Dori Satoko angkat bicara.

Menurutnya, kebijakan ini sangatlah tidak cocok dilakukan di daerah Mentawai yang di katakan sebagai daerah tertinggal, terjauh dan terisolir (3 T), yang mana formasi yang sudah berkali kali selalu di fokuskan terhadap pendidikan dan kesehatan.

“Formasi ini memang perlu, tapi harus di imbangi dengan kebutuhan yang ada saat ini,” ucap Hendri.

Dia menyebutkan, seharusnya pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mentawai mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar pengaturan dan kebijakan penerimaan CPNS dapat di ambil ahli lansung oleh Pemda Mentawai itu sendiri.

Dengan alasan karena Pemerintah Pusat harus memahami kebutuhan dan keadaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, andai bisa dilakukan penerimaan CPNS serta tahap seleksi dapat dilakukan dengan kebijakan Pemda Mentawai itu sendiri.

Untuk itu perlu dilakukan pengusulan berkali kali ke Pemerintahan Pusat agar usulan tersebut dapat di terima, memang harus melakukan gebrakan gebrakan seperti yang di lakukan DPRD dan eksekutif pada periode tahun lalu.

Kita ambil satu contoh di Papua sebagai daerah terjauh seperti Mentawai, Pemda di sana melobi dan mengusulkan agar berhak mengambil kebijakannya sendiri dan dapat mengatur kebutuhan CPNS serta tahap tahap seleksi dapat di sesuaikan dengan daerah mereka.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY