Pemprov Sumbar Gelar sosialisasi pembekalan Pengendalian PB dan PRB di Kabupaten Kepulauan Mentawai

12

Metro Padang.com – Pemprov Sumbar menggelar sosialisasi pembekalan pengendalian PB dan PRB di Kabupaten Kepulauan Mentawai, berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (02/7/2021)

Diklat dan sosialisasi PB seperti ini merupakan bagian dari Diklat Penanggulangan Bencana (PB) yang baik untuk mendongkrak kesiapsiagaan para pengambil keputusan dalam menangani percepatan pemutusan mata rantai Covid-19 di daerah selama pandemi iniSemoga dengan adanya sosialisasi yang dilakukan tim PB Provinsi Sumbar hari ini, kita mampu membentuk atau mengaktifkan kembali tim Pengendalian Bencana (PB) dan

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi.

“Terkait aturan yang disampaikan tim PB Provinsi Sumbar, untuk meningkatkan pelaksanaan kesiapsiagaan tim Penanggulangan Bencana (PB) di daerah kepulauan Mentawai, kita harus terapkan sesuai Peraturan Menteri Dalam NegeriRepublik Indonesia Nomor, 101 tahun 2018, dan Perbup,” kata Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi.

Lanjutnya, dengan status Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di setiap Desa sekarang ini, .maka dengan adanya tim Penanggulang Bencana (PB) dan Kampung Siaga Bencana (KSB) agar dapat ikut andil dalam kegiatan tersebut, ujarnyaLanjutnya, dan jika ada pasien terpapar Covid-19 isolasi mandiri agar tim PB ikut serta terlibat membantunya. jadi posisi tim PB dan KSB mungkin sangat dibutuhkan, “Mereka bisa masuk di sana untuk membantu warga yang terbukti menjalani isolasi mandiri Covid-19,” paparnya

Kemudian, Tim PB dan KSB juga melakukan gerakan-gerakan untuk melakukan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan

“Kami berharap kelompok PB dan KSB dapat memperkuat penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Desa masing-masing,” harap Kepala BPBD Kabupaten kepulauan Mentawai, Novriadi.

“Sebelumnya kami sudah menyalurkan bantuan logistik di 5 desa kelompok PPKM yang terdiri dari, peralatan disinfektan, APD dan masker untuk perlengkapan tim PPKM dan diharapkan tim PB dan KSB juga harus peduli di sana,” pungkasnya.yeni

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY