Pemko Payakumbuh Lepas  5 Kafilah  MTQ Nasional ke 27 Tahun 2018

925

Metro Padang.com – Payakumbuh, 5 orang kafilah kota Payakumbuh yang akan bergabung dengan kafilah MTQ Provinsi Sumatera Barat pada pagi Jumat dilepas secara resmi Pemko Payakumbuh untuk selanjutnya akan bermusabaqah di MTQ Nasional ke 27 tahun 2018 di Medan, Sumatera Utara.

Pada MTQ Nasional ke 26 lalu di Mataram, Provinsi Sumbar harus puas di posisi 7 nasional. Namun tahun ini, Sumbar menargetkan prestasi itu meningkat ketiga besar nasional. Pencapaian target itu juga terletak di pundak 5 kafilah Kota Payakumbuh yang bergabung dengan kafilah utusan Provinsi Sumatera Barat, tentunya.

Pada Jumat (28/9/2018) pagi, Pemko Payakumbuh melalui Wakil Walikota Erwin Yunaz didampingi Kabag Kesra Ul Fakhri menyambut 5 orang kafilah yang hadir bersama pendamping, pelatih dan official di ruang kerjanya di balai kota eks. Lapangan Poliko. Turut hadir Kepala Kankemenag Mustafa bersama Kasi Bimas Islam Kemenag, Endra Rinaldi dan pengurus LPTQ Kota Payakumbuh.

Kepada Wakil Walikota, Kabag Kesra Ul Fakhri melaporkan bahwa ada 5 orang putra daerah Payakumbuh ikut mewakili Sumatera Barat pada mtq naaional ke 27 tahun 2018 di Medan, sumatera utara pada tanggal 4 s/d 13 Oktober 2018 mendatang.

Menurut UL Fakhri, kelima kafilah Payakumbuh tersebut sebelumnya akan bergabung dengan kafilah Sumatera Barat dan akan menjalani karantina dan TC, mulai di Provinsi dan di nasional dari tim yang telah dipersiapkan pengurus LPTQ Provinsi Sumbar, nantinya.

“Kelima kafilah Kota Payakumbuh itu terdiri dari 1 putri dan 4 putra, yakni Zikra Afdal dari cabang Tahfizh 20 Juzz Putra (SMA IT Alfath), M. Harun Ar Rasyid dari cabang Fahmil Putra (SMA IT ICBS), Muhammad Riski Farhani dari cabang Fahmil Putra (SMA IT ICBS), Muhammad Azeli Khairil dari cabang Fahmil Putra (SMA IT ICBS) dan Kuntum Khaira Ummah dari cabang Syarhil (tilawah) Putri (SMAN 1 Padang Panjang),”sebut Ul Fakhri didampingi pejabat Bagian Kesra.

“Berdasarkan pemberitahuan dari Dinas Provinsi Sumatera Barat melalui Biro Bina Mental dan Kesra, seluruh kafilah yang akan mengikuti MTQ Naaional ke 27 ini berkumpul dahulu di Asrama Haji Jalan Rasuna Said Kota Padang pada 30 September 2018. Dan para kafilah ini sebelum berangkat ke Medan, kafilah ini singgah di Jakarta dahulu untuk melakukan Training Centre pemantapan yang akan dilaksanakan tanggal 1 sampai 4 Oktober mendatang,” Ul Fakhri laporkan.

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz didampingi Kabag Kesra dan Kepala Kankemenag menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada tim dan kafilah Kota Payakumbuh.

“Mewakili Pemko Payakumbuh, tentunya kamu sangat mengapresiasi 5 orang kafilah kita yang telah sukses sebagai wakil provinsi di MTQ Nasional. Ini merupakan kebanggaan kita semua. Memang Payakumbuh adalah gudangnya prestasi, termasuk dalam bidang MTQ. Terima kasih kepada para pelatih dan official serta pihak terkait dengan hal ini, yang begitu giat melatih dan mempersiapkan kafilah,” apresiasi Erwin Yunaz.

Dikatakan Wawako Erwin Yunaz, “Kita harus bangga dan bersemangat karena kota Payakumbuh bisa menghadirkan putra dan putri asli daerah untuk mengikuti event bergengsi nasional seperti ini. Jangan sampai kita mengkhawatirkan lagi untuk membawa peserta naturalisasi untuk mengikuti event seperti ini lagi.

Ungkapan Wawako bukan tanpa sebab, karna belajar dari pengalaman sebelumnya, setiap kegiatan atau lomba yang diikuti baik tingkat daerah, provinsi maupun pusat, selalu masih ada peserta naturalisasi dari Kota Payakumbuh.

“Kita berharap kafilah kita bisa mengharumkan nama daerah. Tampillah secara naturalisasi, dan berserah dirilah kepada Allah. Mohon restu dari orangtua. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, sudah banyak qari terbaik kita yang menjuarai di nasional, bahkan internasional. Berkat kerjasama unsur terkait, kita yakin kita tidak akan sia-sia, tepat pada event MTQ Nasional ke 27 ini semua kafilahnya asli putra dan putri daerah kita Payakumbuh,” tambah Wawako Erwin.

Terkait program kedepan dalam regenerasi, kembali Erwin Yunaz mengimbau semua unsur terkait untuk ikut proaktif dalam membantu Pemko Payakumbuh mewujudkan visi dan misi kita Payakumbuh, khususnya pin Kelima yakni mewujudkan masyarakat Payakumbuh yang berakhlak mulia dan berbudaya ABS ABK.

“untuk memagnetik warga, kita akan terus merangkul para qari dalam kegiatan keagamaan di pemerintahan. Kita berharap kebijakan ini menjadi penarik bagi warga untuk giat dalam kegiatan keagamaan, mendalami agama dan mendalami al quran serta mengamalkannya. Sebagai bukti dukungan, Pemko selalu meningkatkan penganggaran untuk kegiatan keagamaan melalui OPD terkait, agar tercipta qari terbaik dan regenerasinya, bahkan banyak qari kita yang dipakai daerah lain dalam beberapa iven. Dan itu bisa kita maklumi dan pahami. Untuk regenerasi ini, kepada qari dan qariah Pemko juga mengharapkan konstribusinya untuk ikut aktif membina rekan – rekan dan warga, mungkin melalui pondok al quran yang sudah ada di 5 kecamatan. Atau melalui pondok pesantren, sekolah dan madrasah atau majlis ilmu, lainnya,” harap Erwin Yunaz.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Mustafa siang itu menginfokan bahwa MTQ Nasional ke 27 tahun 2018 di medan mengapungkan tema “MTQ Wujudkan Revolusi Mental Menuju Insan yg Qurani”, insyaallah akan dihadiri Presiden bersama Menteri Agama beserta jajarannya dan kepala daerah di Indonesia.

MTQ Nasional ke 27 tahun 2018, total peserta yang mengikuti pergelaran akbar para khafilah se-Nusantara ini sebanyak 1872 orang. Provinsi Sumatera Barat membawa 50 orang perwakilannya yang 5 diantaranya dari Kota Payakumbuh.

“Kegiatan MTQ Nasional Ke 27 di Kota Medan ini berlangsung pada tanggal 4 sampai 13 Oktober 2018. Pembukaan kegiatan pada tanggal 6 Oktober dan penutupan pada 12 Oktober 2018. Insyaallah kita juga akan hadiri, Pak,” Mustafa infokan.

Secara resmi, Pemko Payakumbuh melalui Wakil Walikota Erwin Yunaz melepas 5 kafilah MTQ dari kita Payakumbuh di Balai Kota. Kegiatan ini juga tampak dihadiri majlis guru tempat dimana kelima kafilah bersekolah. Sementara Kuntum Khaira Ummah tampak diwakili officialnya.

Terpisah di ruang kerjanya, terkait pembinaan dan penyiapan kafilah MTQ melalui LPTQ, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kota, Kabag Kesra Ul Fakhri menerangkan bahwa bagian kesra mencoba menerapkan konsep BERKAH secara estafet. Dirinya berharap kelak konsep ini menjadi acuan / rujukan dan dapat pertimbangkan untuk dikuatkan dengan Perwako.

“Kita berharap LPTQ di Payakumbuh nantinya tumbuh bermutu dan kompetitif melalui konsep BERKAH. Yakni Benahi, secara bersama dan estafet kita akan mencoba membenahi LPTQ dari hulu ke hilir. Edukasi, bagaimana LPTQ nantinya bukan hanya mengedukasi kafilah, tapi pelatih dan official dan yanh terlibat didalamnya juga bisa teredukasi. Termaauk melipatkan purna qari dalam memberikan dan menularkan ilmu dan kompetensinya untuk lahirnya regenerasi qari bermutu dan siap bermusabaqah. Restrukturisasi kelembagaan, bagaimana kepengurusan LPTQ itu solid. Kalau ada kekosongan tentunya mesti kita benahi dan lengkapi. Seperti kekosongan akibat pindah domisili. Kuatkan, dengan telah solidnya, kita berharap LPTQ nantinya dapat dikuatkan dengan sebuah Perwako. Tentunya melalui kajian ketat. Sehingga terarah dan jelas AD / ART terkait pembinaan yang dilakukan di LPTQ itu sendiri. Andal, kita tetap fokus mengandalkan putra daerah / lokal yang singkron dengan penguatan Aplikasi MTQ Online. Selain itu kita juga mengandalkan potensi lokal dalam pembinaan lahirnya kafilah yang handal. Harmonis, dalam pelaksanaan tugas, kepengurusan LPTQ jelas siapa mengerjakan apa. Pemko Payakumbuh dan Kemenag hanyalah fasilisator,”beber Kabag Kesra UL Fakhri.(tn)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY