Pemko Payakumbuh Diganjar Penghargaan STBM Berkelanjutan oleh Kemenkes RI

929

Metro Padang, com – Payakumbuh, “Alhamdulillah siang ini kami menerima Tanda Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan sebagai Kota Stop BABS / ODF dari Menteri Kesehatan Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), Auditorium Kemenkes RI, Jakarta.”

Kementerian Kesehatan RI menilai Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen dalam upaya memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat tahun 2019.

Ungkapan bahagia tersebut ditulis Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Rabu (02/10/2019) usai menerima penghargaan bergengsi di tingkat nasional khususnya di bidang kesehatan. Pengharaag ini langka dan sulit didapatkan. Dari 34 Provinsi di Indonesia dan ratusan kota dan kabupaten, yang lolos sebagai penerima penghargaan hanya 19 kota / kabupaten di Indonesia. Salah satunya Kota Payakumbuh.

“Turut menerima penghargaan bersama kami sejumlah kepala daerah yang dinilai peduli lingkungan seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah”, terang Riza Falepi.

Diterangkan Riza, Penghargaan STBM award kali ini hanya diberikan kepada 19 Kabupaten/Kota Se Indonesia dan dari Sumatera Barat selain Kota Payakumbuh juga diberikan kepada Kota Solok.

“Memang sejak lama kita telah mencanangkan masyarakat Kota Payakumbuh harus bebas dari buang air besar sembarangan (BABS). Mereka kita larang BAB ke jamban terbuka, tetapi ke Septitank. Bagi yang belum punya kita data dan kita berikan bantuan, termasuk rehab rumah tidak layak huni sekalian dengan bantuan WC nya,”imbuhnya.

Kemudian kita juga ada program River Front City atau Sungai sebagai etalase kota melalui program normalisasi dan atau reklamasi Sungai Batang Agam. Kita sulap Sungai Batang Agam menjadi kawasan pedistrian baru lengkap dengan taman (tahap pembangunan) sehingga orang pun segan BAB dan buang sampah ke sungai.

“Ini merupakan kerja kolektif banyak pihak, sebab mewujudkan lingkungan yang bersih itu tidak bisa kerja pemerintah kota semata. Tanpa ada dukungan masyarakat mustahil kita bisa meraih penghargaan ini. Atas nama pribadi dan Pemko Payakumbuh kami ucapkan terima kasih,”pungkasnya.(ts)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY