Metro Padang.com-Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja yang bekerjasama dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Sumatera Barat menggelar sosialisasi terkait ketenagakerjaan di Wisma Murni Lubuk Sikaping, Senin 10 Desember 2018.

Dalam acara yang bertajuk Sosialisasi Pengiriman TKI ke Luar Negeri dengan mengusung tema “Jangan Berangkat Sebelum Siap” tersebut, pihak BP3TKI menginginkan setiap TKI yang memilih kerja keluar Negeri bisa menjadi TKI yang handal, aman dan nyaman dalam bekerja.

Acara Sosialisasi dibuka Kadis Perdaginnaker Edison dengan Narasumber langsung oleh Kepala BP3TKI Sumatera Barat, Lismia Elita dan Kepala seksi perlindungan dan pemberdayaaan Valeri Cristie, para peserta yang terdiri dari perangkat Nagari, perwakilan mahasiswa dan masyarakat se-Kabupaten Pasaman sebanyak 80 orang.

Kepala BP3TKI Sumatera Barat, Lismia Elita selaku narasumber mengatakan, pemerintah membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi para pencari kerja baik itu di dalam maupun luar negeri. Dan menyerukan pentingnya peran nagari dan setiap elemen masyarakat dalam penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ke luar negeri dari sebelum keberangkatan hingga pulang kembali ke daerah asal.

“Kita juga minta peran serta walinagari sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk penjelasan akan kewenangan yang dimiliki pemerintah desa atau nagari pada sosialisasi ini. Mengintensifkan sosialisasi, membangun basis data calon PMI, memfasilitasi proses kelengkapan dokumen PMI, pemantauan pemberangkatan dan pemulangan PMI serta pemberdayaan PMI setelah kembali ke daerah asalnya” ujarnya.

Dijelaskannya, belakangan ini masih marak terjadi penipuan keberangkatan TKI keluar negeri, maka pihaknya gencarkan sosialisasi pengiriman dan perlindungan TKI ini ke masing-masing daerah di Pasaman.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY