Muharlion : Memprediksi Hasil Pemilu Terbalik

1139

Metro Padang.com – Sekretariat di DPRD Kota Padang, prediksi saya diakui mereka bahwa hasil pemilu 2019 berbanding terbalik antara perolehan suara secara nasional dan daerah.Terbukti dari cerita-cerita pengurus partai yang berkunjung ke Sawahan 50 Padang bahwa partai pengusung paslon 01 terjun bebas dan partai pengusung paslon 02 jauh melejit.Hingga hari ini beberapa nama ini yang sudah dipastikan menduduki dari 45 kursi wakil rakyat Kota Padang

.
Hanya beberapa petahana yang bertahan di Gedung Bundar Sawahan diantaranya Asrizal, Muharlion, Dewi Susanti, Dasman, Elly Thrisyanti, Jumadi, Zulhardi Z Latief, Faisal Nasir dan Iswanto Kwara.
Sementara mantan anggota DPRD Kota Padang kembali menjadi wakil rakyat periode 2019 – 2014 yaitu Helmi Moesim, Osman Ayub, Pun Ardi, Syahrial Kani, Print Saddrosen, Azwar Siry.Sedangkan untuk wajah baru ada Zalmadi Malin Basa, Budi Syahrial, Mastilizal Aye dan Lauwira.DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang,Sumatera Barat, menyebutkan faktor Prabowo dan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang menjadi faktor kunci menaikkan raihan kursi mereka di DPRD kota itu dari sebelumnya lima kursi dan diprediksi naik menjadi 10 kursi pada periode 2019-2024.
Sekretaris DPD PKS Kota Padang Muharlion mengakui dari pemantauan tim di lapangan, suara yang diperoleh partai tersebut meningkat drastis dalam pemilu legislatif 2014. Ada berbagai faktor yang membuat hal itu terjadi.Menurut dia, faktor pertama adalah faktor pasangan presiden dan wakil presiden yang didukung PKS dalam pemilu presiden yakni Prabowo-Sandi. Hal ini membuat masyarakat lebih berlapang hati memilih kader PKS sebagai wakil mereka di DPRD Padang.
Kemudian, menurut dia, faktor lain yang membuat suara PKS naik dari pemilu sebelumnya adalah faktor Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang juga merupakan kader partai tersebut.Keberhasilan Mahyeldi memimpin kota berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa itu berdampak langsung pada perolehan suara PKS di tengah masyarakat.Menurut dia, kinerja Wali Kota Padang yang baik membuat langkah kader PKS lebih mudah dalam meyakinkan masyarakat untuk memilih mereka sebagai wakil di parlemen.
Kita sangat bersyukur dengan pencapaian ini, dan ini merupakan hal yang luar biasa, katanya.Setelah itu faktor selanjutnya adalah kinerja kawan-kawan caleg dan relawan yang berjuang langsung dari rumah ke rumah meyakinkan masyarakat memilih pasangan presiden Prabowo-Sandi serta caleg PKS dalam pemilu presiden dan pemilu legislatif 2019.
Ia mengatakan, para caleg, kader dan relawan telah berjuang gigih tanpa menyerah di lapangan bertemu dengan masyarakat tanpa lelah dan menawarkan program yang akan dilakukan oleh partai jika kader mereka terpilih nantinya.Alhamdulillah dengan hasil ini, namun kami menghormati penghitungan langsung yang dilakukan KPU. Kami masih menunggu hingga pengumuman resmi nanti, ujarnya.
Partai Golkar Padang pada pemilu 2019 ini, diperkirakan akan merebut 3 kursi di parlemen. Perkiraan itu berdasarkan perkiraan penghitungan suara yang dilakukan Partai Golkar merujuk hasil rekapitulasi secara berjenjang yang tengah dilakukan jajaran KPU sejak awal pekan ini. Pada Pemilu 2014 lalu, Partai Golkar berhasil meraih 5 dari 45 kursi di DPRD Padang.Rekap sementara kita, 3 kursi itu berasal dari Dapil Padang I, II dan III. Untuk dua Dapil lainnya, Padang IV dan V, kita masih optimistis untuk bisa meraih satu kursi, ungkap Kepala Posko Bappilu Partai Golkar Sumbar, Zulfadli Muchtar, di Padang, Rabu (24/4/2019).
Menurut Zulfadli, di Dapil Padang I yang meliputi Kecamatan Koto Tangah, Partai Golkar akan mendapatkan 7 kursi  dari 10 alokasi kursi DPRD di wilayah itu.Untuk Dapil Padang II yang meliputi Kecamatan Kuranji dan Pauh, Partai Golkar akan mendapatkan kursi kedelapan dari 10 kursi yang tersedia. Untuk Dapil Padang III yang meliputi Luki, Lubeg dan Bungtekab, Partai Golkar diperkirakan akan mendapatkan kursi keenam dari jatah 10 kursi.
Soal siapa kader yang akan jadi caleg terpilih, tentu belum bisa dipastikan karena proses rekapitulasi penghitungan suara masih berlangsung di tingkat kecamatan,” terangnya.Terpisah, Direktur Eksekutif Sumatera Barat Leadership Forum (SBLF), Edo Andrefson mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukannya pada akhir Maret hingga awal April 2019 lalu, perolehan suara Partai Golkar di Kota Padang juga berkisar pada angka 3 kursi.Survei kita itu, menghasil kan akan ada 11 partai yang berhasil mengirim kadernya ke Gedung Bundar Sawahan di Pemilu 2014 ini. Yakni, PKS, PAN, Gerindra, Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, PBB, PKB, Hanura dan PDIP, terangnya.(02)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY