LPPM) Universitas Andalas Dukung usaha pengolahan dan penjualan Pinang Iris di nagari Koto Hilalang Kab. Solok

6473

oleh : Rita Rahayu PhD

Metro Padang.com – Tim pengabdi dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas , yang diketuai oleh Rita Rahayu PhD, mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan BUMNag Jaya Mandiri di nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Dalam FGD ini hadir  Yuli Endra. ST, selaku wali Nagari, Dafli selaku Sekretaris Nagari dan juga pengelola BUMNag. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh BUMN Ag  inidalamrangkamencarikansolusi agar BUMNag Jaya Mandiri dapat berkembang.


Saat ini, BUMNag Jaya mandiri fokus pada usaha pengolahan dan penjualan Pinang Iris. Disebutkan oleh Puji Hernadi selaku ketua BUMNag Jaya Mandiri, Pinang Iris ini telah dipasarkan sampai ke daerah Sulawesi dan Papua melalui agen pengumpul dan distributor. Panjangnya rantai penjualan ini tentunya mengakibatkan hasil yang diperoleh BUMNag menjadi tidak maksimal. Hal ini menjadi salah satu permasalahan yang disampaikan oleh BUMNagini. Selanjutnya ditambahkan oleh Rani Yano Putra selaku bendahara, bahwa selain pemasalahan mengenai pemasaran produk, BUMNag juga menghadapi permasalahan dalam hal pengelolaan keuangan. BUMNag yang didirikan pada bulanJanuari 2020 lalu, belummemilikiadministrasi dan pembukuan yang baik, dimanapencatatanmengenaipengeluaran dan pemasukan belum tertata dengan baik sehingga laporan keuangan belum dapat disusun.

Berdasarkan permasalahan di atas, Tim Pengabdi LPPM mencoba untuk menawarkan beberapa solusi, yaitu dengan membantu BUMNag membuat website yang nantinya dapat digunakan untuk memasarkan produk pinang iris ini secara langsung kepada pembeli di berbagai wilayah. Solusi lain yang ditawarkan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola BUMNag terkait dengan pengelolaan keuangan. Solusi yang ditawarkan ini tentunya diharapkan dapat memperkuat BUMNag Jaya Mandiri dalam pengelolaan usahanya. (02)

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY