Metro Padang.com BLORA – Para driver truk pensuplay material di lokasi TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejeo, tenyata harus bertarung dengan bahaya. Betapa tidak, karna medan yang begitu ektrim, tanjakan tajam, kanan kiri jurang, sehingga perlu konsetrasi ektra, termasuk ketrampilan dan ketangkasan.

”Apalagi kalau pas hujan, kondisi jalan berlumpur sehingga licin. Sekali terperosok, tamat truk itu. Artinya harus bongkar muatan di lokasi,” ungkap Koordinator lapangan, Peltu Suharyanto.

Sugiono(31), salah seorang sopir truk yang sejak hari pertama TMMD melakukan droping ke lokasi mengaku, untuk droping material pasir ke lokasi TMMD dirinya harus susah payah melintasi medan yang sangat terjal dan berlumpur. ”Sering kami terjebak lumpur, sehingga ban selip. Jika kondisinya demikian, mau tidak mau material harus di bongkar di tempat,” ungkap Sugiono.

Sutrisno (48), seorang pengemudi dump truk yang melakukan hal serupa membenarkan, jika pengedropan material pasir ke lokasi TMMD memang sangat susah. Karena tanah berlumpur dan medan yang sangat licin jika habis hujan, membuat truk yang mengangkut material pasir harus penuh dengan perjuangan. (pendim 0721/Blora)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY