KPU Dharmasraya : Pandemi Covid-19 tak Kurangi Partisipasi Pemilih di Pilkada

2060

Metro Padang.com –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya berharap pandemi covid-19 tidak mengurangi partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang.

“Kita berharap, kondisi pandemi Covid-19 tidak akan mengganggu jumlah partisipasi pemilih,” ungkap Ketua KPU Dharmasraya, Maradis, didampingi komisioner lainnya Zainal Effendi, Doni Kartago, France Putra, Adpriadi dan Sekretaris KPU Yendrizal, dalam konferensi pers sosialisasi lanjutan tahapan pemilihan serentak tahun 2020, Jum’at (19/06), di Auditorium Dharmasraya.

Dikatakannya, dari target 77,5 persen sesuai target nasional, dengan kondisi pandemi Covid 19, diharapkan tidak akan mengganggu jumlah partisipasi pemilih, karena masyarakat tidak perlu takut untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), karena pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2020 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.
Baca Juga: Jalinsum Sijunjung-Dharmasraya Rusak Parah

Ia menjelaskan, bukan hanya pelaksanaan, mulai dari tahapan yang sudah dinyatakan aktif kembali, dalam waktu dekat adalah Pencocokan dan Penelitian (Coklik) yang akan dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) terkait verifikasi faktual ditingkat desa/kelurahan atau nagari di Sumbar, tenaga PPDP akan menjalankan tugas sesuai protokol kesehatan.

Anggaran yang diajukan atau dipersiapkan ulas Maradis, untuk Alat Pelindung Diri (APD) sekitar Rp 5,7 milyar, sebesar Rp 900 juta disediakan oleh KPU, sedangkan Rp 4,8 milyar akan ditanggung oleh APBD atau APBN.

Meski terjadi penambahan 30 TPS di Kabupaten Dharmasraya dan juga jumlah pemilih pemula, namun KPU Dharmasraya tidak ada mengajukan penambahan anggaran, tetapi yang ada rasionalisasi anggaran. “Saat ini jumlah DPT di Kabupaten Dharmasraya adalah 150.667 pemilih,” kata Komisioner Divisi Data dan Perencanaan, France Putra.
Baca Juga: BLT Tidak Tepat Sasaran, Bupati Dharmasraya Surati Wali Nagari

Komisioner Divisi Hukum Zainal Effendi, menambahkan, untuk verifikasi faktual calon perseorangan, karena di Kabupaten Dharmasraya tidak ada calon perseorangan, maka yang akan dilakukan verifikasi faktual hanya calon perseorangan gubernur yaitu Fakrizal sebanyak 23 ribu lebih dukungan.

Ia berharap Pilkada dalam kondisi pandemi Covid 19 tidak akan mengganggu pesta demokrasi ini dan masyarakat diminta untuk berpartisipasi dalam setiap tahapan sesuai dengan kapasitasnya. (hms/tis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY