Komisi II DPRD Dharmasraya Lakukan Kunjungan Kerja ke PT Sawit Andalas Kencana

1767
MetroPadang.com-Komisi II  DPRD Kabupaten Dharmasraya melakukan kunjungan kerja ke PT Sawit Andalas Kencana (SAK) Padang Lawas, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar. Kunjungan kerja dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Dharmasraya, Ade Sudarman, bersama Zulhendri Sekretaris Komisi II dan anggota DPRD Dharmasraya ST Alif Aandri saputra, Amrizal SH, Devrino.
Kedatangan mereka diterima langsung manajemen PT Sawit Andalas Kencana (SAK), dipimpim Senior Estate Manager (SEM) Sunation, Senior Mill Manager Ir.Adi Susanto, Pimpinan Kebun PT.SAK Kebun Deka Yulisman, S.Hut, Humas PT SAK Kebun Nopriadi d ruangan pertemuan kantor PT SAK Selasa (16/06/2020).
Pertemuan ini terutama sekali membahas informasi dari masayrakat yang di terima Anggota DPRD Dharmasraya tentang adanya permasalahan antara pihak perusahaan dengan sekelompok masyarakat yang selama ini menggantungkan kehidupan dari tranportasi Tandan Buah Sawit (TBS) dari kebun menuju ke perusahaan Pengolahan Buah Sawit.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Dharmasraya, Ade Sudarman, kasus ini hendaknya diselesaikan dengan baik dan dewan siap menjadi mediasi PT Sawit Andalas Kencana (SAK) yang terletak di Muaro Timpeh ini dengan masyarakat.
“Maka pada hari ini Kunjungan tersebut bertujuan mediasi permasalahan transportasi TBS PT.Sumbar Andalas Kencana dengan pihak kontraktor.yang berapa hari ini menjadi masalah dengan ada pertemuan ini semua measalah dapat di atasi dan aktivitas kembali normal,” katanya.
“Hendaknya masalah diselesaikan dengan kekeluargaan dan silaturami untuk kedepannya dan kita berharap pertikaian tidak terjadi lagi,” sambungnya.
Senior Estate Manager (SEM) PT SAK, Sunation yang di dampingi Senior Mill Manager Ir.Adi Susanto, dalam tempat yang sama mengatakan, mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan kerja anggota DPRD dari Komisi II Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya.
Ia menyebutkan, pengangkutan Tadan Buah Sawit setiap harnya bisa sebanyak 200 ton/perhari. Maka yang di gunakan tranpotasi perusahaan,memang selam ini kami dari pihak perusahan telah menggunakan pihak kedua dengan jasa terportasi, atau yang di kenal dengan kontrakor tranpotasi yang telah memiliki Surat Perjanjian Kerja (SPK). (MP)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY