MetroPadang.com – Jembatan Kayu di Desa Nemnem Leleu Kecamatan Sipora Selatan menuju arah Katiet rubuh dikarenakan tidak kuat menopang beban mobil Pick Up Rangger yang bermuatan sembako, Selasa (5 /01/2021).
Menurut Babinsa Koramil 03/Sipora Serda Subroto mengatakan, jembatan kayu yang rubuh terjadi sekitar pukul 10.00 wib diakibatkan karena tidak kuat menopang beban kendaraan mobil rangger jenis pick up dengan nopol BA 8543 AQ yang bermuatan sembako.
Mobil rangger jenis pick up tersebut milik seorang pedang yang bernama Baduin Purba, alamat di Sioban, rencana sembako akan di bawa ke katiet untuk dijual kembali, tutur babinsa.
“Korban jiwa tidak ada, namun kerugian material diperkirakan sampai ratusan juta rupiah,” sebut Babinramil 03 Serda Subroto kepada media, Selasa (5/01/2021) Babinsa bersama anggota polsek sioban dan masyarakat sekitar sampai saat ini masih mengevakuasi kendaraan dan memperbaiki jembatan di desa Nemnem Leleu, ungkap Babinsa
Serda Subroto berharap Jembatan ini dapat dimanfaatkan seperti biasanya, karena merupakan akses utama menuju katiet, ucapnya. Danramil 03/Pulau Sipora bersama Camat Sipora Selatan meninjau pelaksanaan gotong royong pembangunan jembatan yang ambruk beberapa hari lalu di Desa nem nem leleu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten kepulauan Mentawai, Kamis (7/01/2020).
Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf J.Sihaloho menerangkan, setelah ambruknya jembatan penghubung antar desa saat dilintasi mobil rangger jenis pick up milik seorang pedagang sembako B.Purba di Kecamatan Sipora Selatan beberapa hari lalu, sejak hari ini mulai pukul 09:00 wib warga masyarakat 3 (tiga) dusun yaitu Dusun nemnem leleu tengah, utara,dan selatan, sebanyak 83 orang masyarakat melakukan gotong royong (Goro) membangun jembatan yang putus, ujarnya.
“Material untuk pembangunan jembatan penghubung antar desa ini pengadaannya dibantu secara bergotong royong oleh masyarakat dan para pelaksana proyek di kecamatan Sipora Selatan PT Aditama,” sebut Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf J Sihaloho kepada awak media, Kamis (7/01/2021).
Adapun material yang diperlukan untuk membangun jembatan itu seperti, batang kelapa bantuan dari masyarakat, sedangkan kayu, balok kecil untuk pengaman kiri kanan jalan dan tonggak tiang utk atap seng dari proyek takuman PT ADITAMA yang di wakilkan kepada saudara Lubis, ungkap Danramil 03
Dikatakan Danramil, mulai pukul 17. 00 wib hari ini Kamis, 7 Januari 2021 jalan jembatan sudah dapat di lalui oleh kendaraan roda 2(dua), kecuali roda 3(tiga) dan roda 4(empat) tidak bisa melewati jembatan tersebut, karena kapasitas bestek jembatan tidak mampu menahan roda 3 (tiga) dan mobil roda 4 (empat) di sebabkan faktor materialnya tidak kuat dan hanya bantuan swadaya masyarakat, tegas Danramil.
Dalam kegiatan kunjungan pelaksanaan Goro Pembagunan Jembatan bersama masyarakat ini yakni, Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf. J.Sihaloho beserta Babinramil, Personil Polsek Sipora, Camat Sipora Selatan beserta staf. (rul/mp)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY