Gubernur Berharap Randang Masuk Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO

312
Metro Padang  – Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada Lantamal II Padang yang menyelenggarakan kegiatan memasak rendang serentak di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan untuk masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.
“Ini merupakan momentum penting yang perlu kita catat, karena pertama kali dilaksanakan yang mengangkat warisan budaya dari Sumatera Barat dengan melibatkan masyarakat dunia,” kata Mahyeldi saat menghadiri Gerakan Bersama guna mendukung dan mensukseskan Pendaftaran Randang sebagai Warisan Budaya Dunia bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Lantamal II, Dharma Pertiwi, Dekranas, Bhayangkari, Minang Diaspora, Dekranasda Sumbar & Ikaboga yang diselenggarakan secara daring dan luring dari Padang, Sabtu.
“Randang bahkan kembali berhasil masuk menjadi salah satu makanan terbaik di dunia versi CNN,” ucapnya.
Pada tahun 2019, Pemerintah Provinsi Sumbar telah mengusulkan Randang (Warisan Budaya Takbenda Indonesia) ke dalam Warisan Budaya Takbenda (ICH) UNESCO untuk pengusulan tahun 2021 melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Untuk mendukung pengusulan Randang sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Pemerintah Provinsi Sumbar telah menyelenggarakan berbagai aktivitas seperti: meresmikan Kampung Randang di Kota Payakumbuh dan semenjak 2012 telah melakukan berbagai kegiatan Festival Randang, mulai tingkat lokal, regional, nasional dan internasional.
Pada Tahun 2012 Balai Pelestrarian Nilai Budaya (BPNB) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan penelitian/penelitian dan inventarisasi Karya Budaya Randang serta menerbitkan Buku tentang Randang (Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia).
Randang juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi rumah tangga masyarakat.
Selain itu, gubernur juga berharap dukungan dari semua pihak, dengan berbagai aktivitas yang mendorong penetapan Randang sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (ICH UNESCO) dari Indonesia.
Sebelumnya untuk mendukung dan mensukseskan makanan terlezat di dunia Rendang sebagai Warisan Budaya Indonesia ke UNESCO yang berasal dari Sumatera Barat, Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Pemerintah Sumbar dan sejumlah Forkopimda menggelar gerakan bersama masak rendang serentak secara virtual di seluruh dunia, Sabtu.
Ibu Negara Iriana minta seluruh masyarakat Indonesia di seluruh Indonesia dan dunia untuk memasak rendang di masing-masing lokasi (di rumah atau dapur) secara serentak di seluruh dunia.
Pada tahun 2011 lalu CNN nobatkan rendang menjadi 50 makanan terenak di dunia.
“Saya mengajak pada masyarakat seluruh di Indonesia, maupun di dunia untuk memasak randang saat ini di rumah. Mari dukung dan sukseskan, kita gaungkan Randang sebagai masakan terlezat dunia di seluruh Nusantara,” ajak Iriana.
(mp/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY