Dr. Rijel Samaloisa Berikan Motivasi di Akademi Komunitas Mentawai

1801

Metro Padang.com – Mantan Wakil Bupati Mentawai Periode 2011-2016, Doktor Rijel Samaloisa sekaligus Akademisi di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogyakarta berbagi Informasi Manajemen Perguruan Tinggi dari daerah rantau ke kampung halaman.

“Melalui Diskusi kami dengan Bapak Bupati Mentawai, beliau meminta saya untuk hadir memberikan Motivasi dan berbagi Pengalaman di Kampus Ini,” ungkapnya kepada Wartawan di Akademi Komunitas Mentawai, Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, kabupaten Mentawai. Jumat, (23/08).

Ia menambahkan, ada beberapa hal yang disampaikan ketika pertemuan itu diantaranya, mengenai Informasi Manajemen Perguruan Tinggi.

Pemerintah Daerah dan Pengelola Akademi Komunitas Mentawai diminta agar mendukung kebutuhan sarana dan prasarana Dosen dan Mahasiswa untuk menunjang aktifitas belajar dan mengajar di kampus.

Selanjutnya, peningkatan Kualitas Dosen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) aga setara dengan daerah lain melalui seminar Konfrensi berskala Nasional. Hal itu bertujuan supaya dapat menambah Cakrawala dalam membuka pikiran Dosen untuk berbagi Ilmu dengan Mahasiswa.

“Dengan begitu, kampus ini nantinya dapat menciptakan lulusan terbaik yang berkompeten di tingkat Nasional,” terang Rijel Putra Asal Desa Bosua itu.

Kemudian ia memberikan saran kepada Dosen terkait mengenai pembuatan Jurnal Indek Skala Nasional yang nanti menjadi Apresiasi dari dunia Akademik.

Menurutnya, Kehadiran Perguran Tinggi di suatu wilayah berdampak besar, karena melalui pengamatan, penelitian dan penulisan melalui Jurnal tersebut dapat memberikan kontribusi pemikiran di suatu daerah. Khususnya, Mentawai.

“Meskipun kampus kita kecil namun memiliki dampak dan nilai besar bagi Masyarakat. Melalui itu saya mendorong Pemerintah Daerah dan Pengelola Akademi Komunitas Mentawai agar mempersiapkan anggaran semaksimal mungkin untuk hal tersebut,” paparnya.

Disebutkan Rijel, pentingnya rancangan matang untuk kampus ini. Karena menurutnya, kampus yang berkualitas tidak harus megah. Namun kampus yang dapat menciptakan suasana proses Belajar dan mengajar secara Kondusif standar Akademik.

Untuk mempersipakan tenaga Dosen yang berkompeten, ia mengatakan, supaya meningkatkan Pendidikan Dosen di masing-masing program studi.

“Melalui Karya Inovasi di semua unsur. Tentu pintu APBN dan APBD terbuka bagi mereka yang berprestasi. Apalagi Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati berkomitmen mengenai hal ini,” kata Rijel.

Sehingga ini menjadi tiang bagi Pemerintah setempat. Alasannya, Pembangunan Infrastruktur yang megah tanpa SDM yang unggul di sebuah Wilayah itu belum maju.

Bersama HUT ke 74 Republik Indonesia, dengan Tema SDM Unggul Indonesia Maju Ia berharap, Lulusan Program Studi DII Akademi Komunitas Mentawai dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi di luar Mentawai bersama MoU Pemerintah Daerah di kampus lain.

“Apalagi kehadiran Program Studi Akademi Komunitas dapat berkontribusi bersama BUMD dan BUMDes setempat. Tentunya ini kesempatan yang mesti dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” tutupnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY