MetroPadang.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesisir Selatan telah dilakukan penilaian tahap pertama oleh Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumatera Barat, Universitas Andalas (Unand) dan lainnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pesisir Selatan, Evafauza Yuliasman Mansarin melalui Kabid Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Sartoni Nursalim, Rabu (22/6) di Painan mengatakan, tim provinsi itu juga telah melakukan penilaian lapangan, terkait pelayanan publik di Kantor Unit Kerja Layanan (UKL) di kecamatan.
Dijelaskan, penilaian Disdukcapil kabupaten/kota se Provinsi Sumatera Barat merupakan kegiatan rutin yang difokuskan pada inovasi pelayanan publik, sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan lainnya.
Menurutnya, Disdukcapil Pesisir Selatan juga telah banyak melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal itu antara lain, melakukan kerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan rumah sakit dalam pembuatan akte kelahiran dan akte kematian.
Inovasi pelayanan lainnya adalah pembentukkan UKL di 15 kecamatan, Salam Sapa ke Pintu Rumah, Layanan Berputar (Berkeliling Kampung Jemput Antar), Layanan Turut Berduka (Layanan Turun ke Rumah Duka) memberikan dokumen kematian, Layanan Pass Nikah (Pemberian Administrasi Status Saat Pernikahan).
Berikutnya, Lado Kutu (Pelayanan Dengan Melakukan Kerjasama Dengan Lembaga Pelayanan Publik), Layanan Sehat (Layanan Semoga Cepat Sehat), Layanan THR (Layanan Terpadu Hari Raya), Layanan Selamat Lahir (Layanan Setelah Lahir Mendapat Akta Kelahiran) dan Layanan Jebol Per Siswa (Layanan Jemput Bola Perekaman Siswa), sebutnya.
“Dengan inovasi pelayanan yang kita lakukan itu diharapkan masyarakat dapat dengan mudah memiliki berbagai dokumen kependudukan yang dibutuhkan seperti KTP, KK, Akte Kelahiran dan sebagainya,” kata Sartoni. (mp)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY