Dirjen Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi Sri Haryanto Kunjungi Mentawai

1584

Metro Padang.com – Dirjen Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi Sri Haryanto mengunjungi Kabupaten Kepulauan Mentawai Senin (29/3). Sambut Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake di ruangan kantor bupati.

Menindaklanjuti Pemerintah Daerah Mentawai perial pemekaran desa dan pembangunan parawisata daerah tertinggal di Kabupaten Kepulauan Mentawai, rombongan Dirjen Kementerian kunjungi ke Desa Bosua kecamatan Sipora Selatan agar di lanjukan pengembangan pembangunan pariwisat tersebut karena kebutuhan pelayanan masyarakat pariwisata desa Bosua di perlukan.

Sementara Rombongan Dirjen Kementerian bersama muspida daerah di sambut antusias masyarakat desa Bosua dengan tarian pemyambutan tamu, Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Mentawai mengharapkan ada pemekaran untuk kecamatan karena saat ini hanya ada 10 kecamatan di Kabupaten Mentawai.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) siap bantu Kabupaten Kepualauan Mentawai untuk keluar dari daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) melalui program Desa Wisata. Hal itu disampaikan langsung Dirjen Pembangunna Daerah Tertinggal, kata Dirjen Ir. Sri Haryanto saat mengunjunggi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin

Menurut Sri Haryanto, ditargetkan 2020-2024 Mentawai bisa keluar dari daerah tertinggal. “Di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini hanya Mnetawai yang masih berstatus 3T. Nah, melalui program wisata desa, kita akan bantu mempercepat pengentasan daerah tertinggal ini,” ujarnya sat mengunjungi Kawasan desa bosua.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake mengharapkan kedatangan Dirjen Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ir. Sri Haryanto MM, di Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapat apresiasi masyarat Mentawai, karena pemekaran wilayah desa adalah kebutuhan dan keinginan masyarakat Mentawai saat ini.

Kortanius katakan atas kunjungan Dirjen Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi dan bantuan dari kementerian yang turut membantu mempercepat pembangunan agar Mentawai keluar dari daerah 3T. “Banyak potensi alam yang dapat dikembangkan, baik itu untuk wisata alam, surfing, wisata budaya dan juga kuliner. Saat ini, tinggal bagaiamana masyarakat mau bergerak di bidang wisata dan pemerintah akan membantu,” sementara itu pemerintah mempunyai konsep besar agar Mentawai dapat segera terbuka keterisolasiannya dan juga sekaligus mengangkat status Mentawai dari yang awalnya daerah tertinggal. ujar Wakil Bupati.(yeni)

ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY