Bupati Buka Kegiatan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Nagari

863
Metro Padang – Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar membuka kegiatan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah dan Nagari serta Pembangunan Satu Data Indonesia, Senin (23/8) di Kecamatan Bayang Utara.
Pada kegiatan itu hadir Asisten II, Mimi Riarty Zainul, Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri, Kadis Dukcapil,  Evafauza Yuliasman, Kadis Pendidikan, dan Kebudayaan, Suhendri, Kadis Kominfo, Junaidi, Kadis PMDPPKB, Wendi, camat dan walinagari.
Dalam sambutannya Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengapresiasi acara tersebut dan mengajak semua pihak agar bersama-sama bekerja dengan sebaik-baiknya serta bersinergi merencanakan pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan.
Selanjutnya, mengimplementasikan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mewujudkan tercapainya visi dan misi Bupati Pesisir Selatan serta harapan agar Kabupaten Pesisir Selatan memiliki satu data dalam genggaman, sebut bupati.
“Saya berharap kegiatan sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dan nagari serta pembangunan satu data Indonesia ini terlaksana dengan baik. Kemudian melallui kegiatan ini dapat melahirkan perencanaan pembangunan yang betu-betul menyentuh kepentingan masyatakat,” harap bupati.
Sementara itu Kepala Dinas Dukcapil, Evafauza Yuliasman dalam penyampaiannya mengajak semua pihak baik camat dan walinagari agar melaksanakan amanat dan ketentuan perundang-udangan Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor : 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan.
“Mari kita bersama-sama memahami hakekat dari Undang-Undang Nomor : 24 tahun 2013 tersebut, dimana hakekatnya urusan administrasi kependudukan adalah kebutuhan negara dan kewajiban negara dan hak masyarakat atau penduduk,” terangnya.
Ia meminta agar memakai data Dukcapil yang sudah valid dan memanfaatkan Aplikasi Sinar dari Kominfo. Dalam hal ini para walinagari berperan penting dalam melaporkan setiap peristiwa kematian di masing-masing nagari dan menjadi tugas pokok di nagari, sehingga tidak ada lagi penduduk yang sudah meninggal dunia hidup di sistem online data kependudukan, katanya.
Sedangkan narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain, Kadis Dukcapil, Evafauza Yuliasman, Kepala Bapedalitbang,Yozki Wandri, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Suhendri dan Kadis Komunikasi dan Informatika, Junaidi. (mp)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY