BPBD Sumbar Optimalkan Bantuan untuk Penunjang Penerapan Protokol Kesehatan

2448

Metro Padang.com – Satgas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bantuan washtafel sebanyak 165 unit kepada Pemprov Sumbar yang diterima langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rabu, (10/6/2020) di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar.

Sebelumnya, 35 unit bantuan yang sama sudah disalurkan oleh pihak BUMN. Bahkan sudah dimanfaatkan pada sejumlah kantor pelayanan publik.

Irwan menyampaikan, bantuan yang baru tersebut nantinya disalurkan pada masjid-masjid, sekolah serta OPD di lingkup Pemprov Sumbar termasuk untuk kabupaten kota.

“Dalam keadaan pandemi seperti sekarang sesuai dengan protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan terus kita sosialisasikan. Provinsi Sumatera Barat membutuhkan dua ribu lebih alat pencuci tangan atau washtafel, terutama untuk sekolah dan rumah ibadah dan pasar,” tuturnya.

Bantuan tersebut akan didistribusikan oleh BPBD Provinsi Sumatera Barat ke masjid dan sekokah dalam waktu dekat ke penjuru Sumbar.

Wakil Satgas BUMN, Iskandar menambahkan bahwa bantuan washtafel tidak hanya bermanfaat saat pandmei Covid-19 saja. Bahkan peruntukannya ditargetkan untuk jangka panjang.

Washtafel tersebut katanya dipesan melalui Politeknik Negeri Padang. “Harganya murah dan kualitasnya sangat bagus,” ujar Iskandar.

Selain washtafel, Satgas BUMN juga telah menyerahkan bantuan berupa APD, sembako, ventilator, dan swab untuk dua ribu lebih sample.

“Kami berkomitmen Satgas BUMN akan hadir dalam setiap bencana di Sumatera Barat, karena ini merupakan amanat negara yang harus diemban,” pungkas Iskandar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan, bantuan tersebut akan segera disalurkan pihaknya dalam waktu dekat.

“Tim kami akan bergerak cepat menyalurkan bantuan ini, dan minggu ini akan tuntas disalurkan. Karena untuk pemberlakukan tatanan baru baru produktif (new normal), kita membutuhkan alat pendukung berjalannya protokol kesehatan, seperti westafel ini,” ujarnya.

Penyaluran itu katanya diprioritaskan untuk perkantoran di lingkup Pemprov Sumbar, rumah ibadah dan sekolah-sekokah yang ada di Sumbar.
Menurutnya, Sumbar masih banyak membutuhkan bantuan alat penunjang kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sumbar.

“Rencananya kami akan mengajukan anggaran tambahan bersumber dari APBD untuk penambahan alat pelindung diri (APD). Saat ini Sumbar masih butuh 300 unit lagi,” pungkasnya.

Ditegaskannya, BPBD berkomitmen memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar. Berbagai langkah pencegahan sudah dilakukan termasuk mendatangkan ribuan APD kualitas premium dari Shanghai dan sudah disalurkan ke berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumbar.“BPBD Sumbar siap bekerja di gerda terdepan dalam pencegahan Covid-19 di Sumbar,” ungkap Erman Rahman .(MP/ Hms-Sumbar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY