BPBD Mentawai Penuhi harapan Mendiang Laurensius

1744

Metro Padang.com – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai penuhi harapan Mendiang Laurensius (30) Kepala Dusun Sao, Desa Bosua, Kecamatan Sipora selatan, kabupaten kepulauan Mentawai.

Adapun permintaan Mendiang pada empat bulan lalu, Minggu, (06/04) ialah Mendiang meminta Pemerintah kabupaten kepulauan Mentawai mendatangkan Teknisi guna memperbaiki PLTS di dusun Sao yang telah setahun lebih mengalami kerusakan.

Saat itu, pihaknya telah mencoba memperbaiki, namun karena keterbatasan kemampuan dan peralatan PLTS masih belum dapat berfungsi.

Selanjutnya, PLTS rusak Akibat sebagian Warga mengambil arus secara diam-diam. Meski demikian, Mendiang berjanji saat itu, apabila sudah diperbaiki akan menjaga dan merawat PLTS. Sementara itu, terdapat 67 Kepala Keluarga ting…
[21:53, 8/28/2019] Sarul Mentawai: Menurut Wakil Ketua Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Program Studi Diluar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Lampung rintisan Akademi Komunitas (AK) Negeri Mentawai, Kurnia Sakerebau bahwa, Kualitas AK Mentawai tergantung pada Sistem Manajemen yang baik.

Kualitas dalam memberdayakan semua Komponen yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM) secara fungsionlisme Struktural serta pembangunan fisik Sarana dan Prasarana dalam menunjang proses belajar dan mengajar.

Hal itu bertujuan untuk menciptakan peranan AK Mentawai agar tepat pada sasaran. Dimana, Keterlibatan semua Komponen seperti Dosen, Teknisi dan Admin sangatlah penting. Maka melalui pertemuan Sharing Informasi Manajemen Perguruan Tinggi ini mampu mewujudkan hal tersebut.

Dalam Pertemuan itu, Nara Sumber adalah salah satu dari Putra terbaik Mentawai yakni Doktor Rijel Samaloisa sekaligus Akademisi di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) di Yogyakarta serta Mantan Bupati Mentawai Periode 2011-2016.

Sementara itu peserta di Ikuti oleh Pengelola, Dosen, Teknisi, Admin dan Staf terkait lainnya.

Kedatangan Rijel Samaloisa dalam berbagi ilmu menjadi sebuah Apresiasi bagi Citivitas AK Mentawai. Apalagi Pengalamannya dapat di nikmati bagi Akademisi di kampung halaman, Mentawai.

“Tujuan pertemuan dalam Berbagi Informasi Manajemen Perguruan Tinggi adalah agar perguruan Tinggi di Mentawai dapat diminati dan juga menjadi Home atau rumah sendiri bagi kita bersama,” Ungkap Kurnia Sakerebau di ruangannya. Jumat, (23/08).

Untuk menuju kemandirian PDD Politeknik Negeri Lampung Rintisan Akademi Komunitas Negeri Mentawai, Dia Mengatakan, Persiapan Kualitas Pendidikan Dosen serta Sarana dan Prasarana harus terus di pacu sebagai persyaratan untuk Mandiri. Apalagi menurutnya, menuju batas Waktu yang ditentukan hingga tahun 2021.

Apabila persyaratan 3 orang Dosen S2 per Program Studi telah di penuhi serta persyaratan fisik lainnya. Maka melalui Sharing ini, mari bersama memacu Kemandirian AK Mentawai.

Setelah Mandiri, tentu menjadi sebuah kebanggaan dan kepercayaan diri bagi semua Komponen terkait. Pasalnya, PDD Mentawai menjadi Akademi Komunitas Negeri Mentawai di bawah Sistem Manajemen Kementristek Dikti dengan Kerja sama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Apabila Master Plan Fisik dan Akademik sudah duduk tentu kita tidak salah langkah dan terjebak dengan kepentingan lain,” sebut Kurnia.

Ia menerangkan, dengan adanya Putra Asli Mentawai yang telah berkecimpungan di dunia Akademisi, tentu menjadi kesempatan bagi dia membawa Intelektual dari luar ke kampung halamannya.

“Berkali-kali saya katakan, baik kepada Doktor Juniator maupun Doktor Rijel Samaloisa bagaimana untuk menyalurkan Intelektual dari luar ke dalam kampung agar dapat di nikmati bagi orang kampung kita ini,” Imbuhnya.

Mereka sangat dibutuhkan dalam memberikan Motivasi kepada Masyarakat Mentawai. “Jangan Ego Sektoral, bahwa saya ini Doktor. Namun jadilah pemberi Solusi bagi Masyarakat, khusunya Mentawai,” tegas Kurnia.

Apalagi Sistem Pendidikan AK Mentawai Vokasional yang hadir di Mentawai untuk mengedukasi Masyarakat untuk melahirkan bebagai kerampilan di bidang pengolahan pangan dan pembudidayaan perikanan. Tentunya untuk memicu kesejahteraan Masyarakat.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Mentawai saya berharap agar tetap fokus dengan satu perguruan tinggi, hingga Mandiri, tidak usah banyak rencana,” tutup Kurnia Sakerebau

BAGIKAN

LEAVE A REPLY