Bertambah Lagi 3 Suspek Dirawat dan 2 tambahan Kasus Konfirmasi di Kab. Solok

1027

 Metro Padang.com- Informasi Data Covid-19 Kabupaten Solok. Hari ini data Suspek Dirawat bertambah sebanyak 3 (tiga) orang, total jumlah dari hari kemaren jadi 4 (empat) orang,
Juru Bicara Covid-19 Syofiar Syam, S.Sos, M.Si, menjelaskan berdasarkan Data dari Dinas Kesehatan, Sabtu 19 September 2020. Adapun rincian Pasien dirawat 4 Orang itu yakni :
1. Perempuan berumur 25 tahunn, alamat Nagari Talang Babungo, merupakan pasien suspek yang dirawat di RSUD Arosuka, tanggal 17 September 2020.

2. Laki-laki berumur 16 tahun, alamat Nagari Talang, merupakan pasien suspek yang dirawat di RSUD Arosuka tanggal 18 september 2020.

3. Laki-laki berumur 56 tahun, alamat Nagari Kotobaru, merupakan pasien suspek yang dirawat di RSUD Arosuka tanggal 18 september 2020

4. Perempuan berumur 38 tahun, alamat Nagari Kampung batu dalam, merupakan pasien suspek yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

kemudian ada tambahan Kasus Konfirmasi sebanyak 2 (dua) orang dari Kecamatan Kubung, yakni :
1. Laki-laki berumur 43 tahun, alamat Nagari Panyakalan, kontak erat dengan kasus konfirmasi, pekerjaan ASN RSUD M.Natsir Solok, yang bersangkutan Karantina Mandiri.

2. Perempuan berumur 35 tahun, alamat Halaban Nagari Panyakalan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Pekerjaan ASN RSUD M. Natsir Solok, yang bersangkutan Karantina Mandiri.
Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 3.408 (tiga ribu empat ratus delapan) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok.
Sedangkan keterangan Kasus Konfirmasi dikatakan Syofiar Syam hingga hari ini Total Warga Kabupaten Solok yang Konfirmasi Civid-19 adalah sebanyak 100 (seratus) orang, terdiri dari : Karantina Mandiri 44 (empat puluh empat) orang, Dirawat 3 (tiga) orang, Meninggal 3 (tiga) orang, Sembuh 50 (lima puluh) orang.
Berdasarkan indikator Kesmas untuk penetapan zonasi suatu daerah dengan data onset (bukan data publish) yang di update sekali seminggu oleh Diskominfo Propinsi Sumatera Barat, didapat hasil bahwa tidak ada lagi daerah di sumbar dalam zona merah dan hijau.

Syofiar Syam berpesan, tetap jaga kesehatan, mari kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.**Ferrys

BAGIKAN

LEAVE A REPLY