Bekraf dan Pemko Padang Dorong Perkembangan Pelaku Ekonomi Kreatif

    870

    Metro Padang.com – Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia dewasa ini, harus terus dikembangkan dan juga mendapatkan dukungan dari pemerintah tentunya. Menyikapi hal itu, Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta perlu melakukan Sosialisasi dan Fasilitas Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku ekonomi kreatif di sejumlah daerah di Indonesia.

    Hal itu pun didukung Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kali ini Selasa (9/4) bertempat di salah satu hotel berbintang di Padang, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI bagi sejumlah para pelaku ekonomi kreatif (ekraf), komunitas dan UMKM di Kota Padang.

    Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wali Kota Padang yang diwakili Asisten III Didi Aryadi. Hadir dikesempatan itu Ketua Pelaksana Ari Wijayani dari UPN Veteran Yogyakarta serta Direktur Fasilitasi HKI Robinson Sinaga selaku pembicara Bekraf.

    Robinson Sinaga dalam paparannya mengatakan, program sosialisasi dan fasilitasi HKI ini termasuk program prioritas nasional, mengingat ekonomi kreatif saat ini harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

    “Untuk itu diharapkan produk komuditas memiliki nilai tambah dengan terlindungi hak kekayaan intelektualnya,” katanya.

    Sementara kata dia, untuk tujuan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif ini juga dalam rangka untuk mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual agar terhindar dari praktik kecurangan seperti pemalsuan dan penjiplakan hasil karya.

    “Selain itu juga untuk memacu inovasi dan kreativitas pelaku industri kreatif agar memiliki keunikan sendiri yang berbeda dengan produk lain hingga berdaya saing di pasar domestik maupun global.Kita yakin dan optimia melalui sosialisasi dan fasilitasi HKI ini para pelaku ekraf akan merasa terayomi dan termotivasi untuk lebih bersemangat lagi mengembangkan ekonomi kreatifnya ke depan,” papar Robibson menjelaskan.

    Sementara itu Wali Kota Padang diwakili Asisten III Didi Aryadi, mengucapkan atas nama Pemerintah Kota Padang berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI di Padang.

    Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan sangat membantu para pelaku ekonomi kreatif, khususnya dalam mendaftarkan HKI produk mereka masing-masing.

    “Alhamdulillah, Padang memiliki cukup banyak produk potensial. Karena memang, berkembangnya pelaku ekonomi kreatif harus berkembang sejalan dengan konsep revolusi industry 4.0. Dan untuk hal itu diperlukan perlindungan secara hukum melalui HKI,” terangnya.

    Selanjutnya Didi pun juga memaparkan upaya Pemko Padang dalam meningkatkan ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Padang.

    “Cukup banyak program kegiatan yang telah kita laksanakan, salah satunya berupaya menciptakan wirausahawan dan enterpreneur baru. Di samping itu kita juga memberikan perlindunga dan penguatan dalam bentuk motivasi atau pun dana stimulan untuk lebih merangsang perkembangan usahanya,” ucapnya dalam kegiatan yang menghadirkan sebanyak 80 peserta pendaftar HKI di Kota Padang yang meliputi merek dagang, hak cipta dan desain industri tersebut.(David)

    BAGIKAN

    LEAVE A REPLY