Kabar gembira untuk Sumatra Barat, khususnya Bukittinggi datang dari PON XX Papua.
Dua atlit Sumbar asal Bukittinggi dari cabang olahraga Paramotor, raih medali emas, perak dan perunggu.
Ketua FASI Bukittinggi, Benny Fitraza, Senin (11/10), menjelaskan, bahwa cabor paramotor menjadi salah satu unggulan dari Sumatra Barat. Alhasil, untuk cabang bergengsi itu, atlet Sumbar asal Bukittinggi, atas nama Hendra Hendarmin raih medali emas untuk cabang paramotor di nomor duration economic. Pada nomor yang sama, atlet Sumbar asal Bukittinggi, Syahrul, juga meraih medali perunggu.
Tidak sampai disitu saja, Hendra Hendarmin dan Syahrul, yang memang menjadi andalan bagi Sumatra Barat khususnya Bukittinggi, juga menyabet medali perak, pada nomor distance economic beregu.
“Alhamdulillah, dua atlit paramotor andalan kita berjaya di PON XX Papua. Hendra Hendarmin atau biasa kita kenal dengan Cimin, berhasil meraih medali emas di nomor duration economic. Sedangkan Syahrul, di nomor yang sama juga mendapat medali perunggu. Ini sangat luar biasa. Untuk kategori beregu di nomor distance economic, Cimin dan Syahrul berhasil meraih medali perak. Selamat dan terima kasih kepada Hendra Hendarmin dan Syahrul,” jelasnya.
Cabang Paramotor pada PON XX Papua ini, dipertandingkan Bandara Mopah, Merauke. Sebelumnya, pada cabang olah raga gantole, Sumbar juga telah meraih 1 medali emas, 2 Perak dan 2 perunggu.
Dari hasil tersebut, pada PON XX Papua, cabor FASI (aerosport) telah menyumbangkan 2 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu, untuk Sumatra Barat.
“Ini capaian yang luar biasa. InsyaAllah FASI akan menambah pundi pundi medali untuk Sumatra Barat. Karena saat ini cabor paralayang masih dipertandingkan. Semoga kita juga mendapat medali,”ujarnya. (mp)
ads
BAGIKAN

LEAVE A REPLY