Anggota DPRD Padang Lakukan Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2018 di Bukit Tinggi

653

Metro Padang.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Tim PANSUS I membahas Pertanggungjawaban Pelaksana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018, di salahsatu Hotel diKota Sejuk Bukit Tinggi, Senin (1/7).

Tim PANSUS I di Ketuai langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti dan juga sebagai koordinator, Azirwan sebagai Ketua. Zulhardi Z Latif sebagai Sekretaris, Suhaidi sebagai anggota, Dewi Susanti anggota, Iswanto Kwara anggota, Yulisman anggota, Amril Amin anggota, Budiman anggota, Engki Alexander anggota,

Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Memberikan laporan langsung pada Tim Pansus I dengan rinci dan jelas, tepat serta akurat atas anggaran di dibelanjakan oleh masing-masing OPD.

Tim PANSUS I DPRD Kota Padang mendengar dan terima laporan dari 17 OPD antara lainnya : Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Bagian Humas, Vagian Umum, Bagian Kerjasama, Camat Padang Barat, Camat Padang Utara, Camat Nanggalo, Camat Padang Timur, Camat Padang Selatan, Camat Pauh, Camat Kuranji, Camat Lubuk Begalung, Camat Lubuk Kilangan, Camat Koto Tangah dan terakhir Camat Bungus Teluk Kabung.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD  Kota Padang Elly, setiap laporan dari OPD tahun 2018, selalu mendapat tanggapan, salah satunya dari Kecamatan Padang Barat, setiap hari hujan selalu banjir dan daerah ini digenangi air hujan, tentu Camat terus carikan solusinya, seperti mengajak masyarakat untuk lakukan bersih-bersih lingkungsn setiap saat.

Juga memberikan masukan pada Kecamatan Lubuk Begalung didaerah ini sampah banyak tertumpuk, seperti kurang mendapat perhatian, sebagai masukan agar camat lebih kreatif lagi mengajak masyarakat setiap saat lakukan Goro bersama, bisa angkat sampah kelokasi yang telah di tentukan, sebut Elly.

Kecamatan Bungus Teluk Kabung saat ini sedang menggagas dengan TULISAN ILIVE KOTA PADANG, tulisan ini akan ada disetiap pulau yang masuk wilayah Kota Padang,

Dijelaskan Latif Sekretaris Kecamatan Bungtekab. bahwa ASN di Kecamatan Bungtekab. jumkahnya masih kurang, sehinngga beberapa jabatan kosong, tentu jelas tenaga operasional dilapangan kurang, apalagi daerah Bungus cukup luas, sebutnya.

Zulhardi Z Latif, Sekretaris Pansus I, dalam kesempatan itu, katakan tentang biaya operasional RT dan RW sebagian besar Camat katakan bahwa dana RT dan RW terkendala di DPRD tidak menyetujuinya, hal ini perlu dijelaskan bahwa DPRD tidak pernah menolak tambahan dana operasional RT dan RW, serta RT / RW yang telah dimekarkan.

“Bila data tentang RT dan RW sudah akurat dan lengkap data-datanya akibat dari terjadi pemekaran di Wilayah Kecamatan, banyak perubahan yang berkaitan dengan jumlah penduduk tentu jelas berubah ” sebut Zulhardi menjelaskan.

Jadi, data-data dari jumlah RT dan RW sangat perlu di ketahui publik, terutama sekali jumlah penduduk disetiap RT dan RW, sebab banyak terdapat kepentingan organisasi dan dinas serta instansi lainnya di Kota Padang.(red)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY