5 Kebiasaan Orang Sukses Yang Bisa Diikuti

6090

Metro Padang.com – Setiap orang mendambakan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dari saat ini. Banyak yang ingin mendapatkan kemapanan layaknya Warren Buffet, Mark Zuckerberg, Bill Gates, dll. Akan tetapi tokoh-tokoh dunia tersebut tidak langsung mendapatkan kekayaannya begitu saja, melainkan dengan kerja keras dan persistensi yang luar biasa.

Meskipun tidak mudah, setiap orang bisa berusaha untuk mencapai apa yang sudah dicapai oleh orang-orang yang sukses tersebut. Ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan sebagai usaha dalam mencapai hidup yang lebih baik, akan tetapi banyak orang yang mungkin tidak sadar atau melupakannya.

Lalu Apa Saja Kebiasaan Orang Sukses Yang Bisa Kita Ikuti?

Rajin Membaca

Istilah bahwa “buku adalah jendela dunia” itu benar adanya. Banyak orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman lebih dibanding kita, dan kebanyakan dituangkan dalam bentuk buku. Karena itu dengan banyak membaca buku artinya kita menyerap pengetahuan baru dan belajar dari pengalaman orang lain sehingga kita tidak membuat kesalahan yang sama.

Membaca tidak harus di hal yang sedang digeluti, tetapi bisa ke hal-hal yang lebih luas untuk memperkaya wawasan. Ada istilah “T-Shaped Knowledge”, yang artinya kita perlu luas secara wawasan, tetapi dalam secara kemampuan teknis. Dengan pengetahuan luas yang semakin terakumulasi dari seringnya membaca, kita pun akan dapat mengidentifikasi peluang-peluang baru yang mungkin tidak kita sadari sebelumnya. Bill Gates membaca 50 buku dalam setahunnya, sementara Warren Buffet mendedikasikan 80% waktunya untuk membaca.

Membaca merupakan kebiasaan orang sukses yang paling mendasar dan bisa diikuti.

Berolahraga rutin

Memiliki banyak pengetahuan memang sangat berguna untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik di dalam hidup, akan tetapi tidak ada gunanya apabila kita sakit. Luangkan waktu minimal sekitar 30 menit setiap harinya untuk berolahraga. Akan sayang sekali ketika kita sedang membangun karir atau usaha harus terhenti di tengah jalan akibat terserang penyakit.

Berolahraga secara rutin juga akan melepaskan hormon endorfin dan serotonin yang meningkatkan mood serta mencegah depresi. Dengan tubuh yang sehat, maka kita bisa fokus mengejar kesempatan lebih banyak. Kebiasaan orang sukses yang ini memang memerlukan niat yang kuat, karena banyak orang biasanya berhenti berolahraga rutin di tengah jalan.

Networking

Pengetahuan dan kesempatan seringkali datang dari orang-orang yang kita kenal. Perbanyak teman dan relasi sejak dini, karena kita tidak pernah tahu kesempatan apa yang akan kita dapat dari network kita ini. Datangi event-event networking yang berisi orang-orang yang berbeda industri agar network kita juga lebih luas.

Dengan memiliki network yang luas, kita berpotensi menemukan calon partner usaha yang dapat melengkapi skill dan pengetahuan yang kita punya. Kesempatan untuk berkolaborasi dengan brand lain pun semakin terbuka apabila kita aktif bersosialisasi.

Menabung

Salah satu kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan adalah menabung hanya ketika ada sisa dari aktivitas konsumsi. Hal ini sebenarnya terbalik, karena dana untuk menabung sebaiknya sudah dipisahkan sejak awal menerima gaji, bukan setelah konsumsi dilakukan.

Menabung berguna untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan jangka pendek. Jika kamu ingin membuka usaha, kamu bisa mencoba menabung selama beberapa waktu sampai modal yang dibutuhkan terkumpul. Tabungan juga berguna sebagai dana darurat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya jatuh sakit dan membutuhkan biaya besar untuk pengobatannya.

Menabung tidak cocok untuk mengembangkan dana karena bunga tabungan biasanya hampir sama dengan tingkat inflasi, akan tetapi tabungan bisa menjadi “amunisi” untuk memulai investasi.

Memulai Investasi

Apabila seseorang sudah memiliki tabungan, maka langkah berikutnya adalah memulai investasi. Apabila tabungan berguna untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan jangka pendek, maka investasi dapat digunakan sebagai persiapan kebutuhan jangka panjang. Beberapa kebutuhan jangka panjang adalah dana pendidikan anak dan dana pensiun yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Investasi juga merupakan salah satu cara untuk mengembangkan dana atau kekayaan yang dimiliki, karena biasanya imbal hasilnya melebihi tingkat inflasi. Milyuner seperti Warren Buffet mendapatkan sebagian besar kekayaannya karena kelihaiannya dalam berinvestasi.

Disarankan untuk memulai investasi sejak usia muda karena jangka waktu investasi sampai dengan usia pensiun masih panjang. Waktu merupakan salah satu faktor terpenting dalam investasi, semakin cepat memulai maka semakin besar potensi keuntungannya.

Berinvestasi merupakan salah satu kebiasaan orang sukses yang paling penting, namun banyak orang Indonesia yang belum melakukannya.

Lalu, Investasi Apa Yang Cukup Mudah Bagi Pemula?

Bagi sebagian besar orang Indonesia, berinvestasi masih menjadi kegiatan yang asing karena mereka hanya tahu menabung. Jumlah investor saham saja di Indonesia masih kurang dari 1% penduduk Indonesia. Hal ini karena investasi masih dianggap sesuatu yang sulit, mahal, dan berisiko.

Untuk investor pemula, bisa coba mengembangkan dananya melalui platform Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) Akseleran. Di platform ini, masyarakat dapat meminjamkan dananya kepada UKM yang dijadikan tambahan modal usaha dalam mengembangkan usahanya. Keuntungannya berupa imbal hasil rata-rata 18%-21% yang lebih tinggi daripada instrumen investasi konvensional pada umumnya.

Risiko pemberian pinjaman di Akseleran juga diminimalisir dengan adanya agunan di lebih dari 98% nilai portfolio pinjaman, serta sudah terdaftarnya Akseleran di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BAGIKAN

LEAVE A REPLY