MetroPadang.com-Sebanyak 251 jamaah haji asal Payakumbuh, Sumatera Barat digeser atau ditunda keberangkatannya pada musim haji 2021 setelah pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini akibat pandemiCOVID-19.

“Di Payakumbuh, jamaah yang ditunda keberangkatannya sebanyak 251 orang. Untuk yang tahun ini akan diberangkatkan pada 2021,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh Ramza Husmen di Payakumbuh, Selasa.

Ia mengatakan penundaan keberangkatan jamaah haji ini berdasarkan kebijakan Kementerian Agama yang telah disampaikan langsung oleh Menteri Agama.

“Penundaan ini dengan pertimbangan keselamatan jamaah karena pandemi COVID-19,” kata dia didampingi Kasi Haji Jufrimal.

Seluruh jamaah haji asal Payakumbuh, kata dia, sudah menyelesaikan semua administrasi dan juga hampir menyelesaikan seluruh tahapan sebelum berangkat.

“Bahkan seluruh jamaah Payakumbuh telah melaksanakan suntik meningitis. Mereka Manasik mandiri juga telah dilaksanakan oleh Jamaah Haji,” sebutnya.

Yang belum dilakukan oleh jamaah, yakni pelaksanaan manasik yang diselenggarakan oleh Kemenag.

Ia mengatakan pihaknya tengah bekerja untuk memberitahukan penundaan keberangkatan ini kepada seluruh jamaah haji.

“Kita mempunyai Whatsapp grup. Dan kami juga akan meminta seluruh KUA di kecamatan dan pengurus masjid untuk menyampaikannya kepada jamaah,” ujarnya.

Terkait penundaan ini, Ramza meminta masyarakat bersabar dan ikhlas dengan keputusan penundaan ini.

“InsyaAllah ada rencana lain di balik ini. Kita harus ikhlas dan sabar. Atas izin Allah tahun depan akan berangkat,” sebutnya. (MP)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY