10 Warga Kab. Solok Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

346

MetroPadang.com-Informasi Data Covid-19 Kab. Solok, ini terdapat Kasus Konfirmasi Sembuh sebanyak 10 (sepuluh) orang yang keseluruhannya berasal dari Karantina Mandiri di rumah, Kemudian untuk kasus Konfirmasi hari ini ada tambahan sebanyak 4 (empat) orang, sedangkan untuk Kasus Suspek Dirawat tidak ada lagi karena hasil Pemeriksaan Spesimennya Negatif.
Hal itu dikatakan Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam, S.Sos, M.Si, berdasarkan Data dari Dinas Kesehatan, Selasa 29 September 2020. Adapun rincian sebagai berikut :

Kasus Konfirmasi Sembuh sebanyak 10 (sepuluh) orang yang keseluruhannya berasal dari Karantina Mandiri di rumah, yakni :
1. Perempuan berumur 48 tahun, alamat Batu Palano Nagari Selayo, pekerjaan ASN, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

2. Laki-laki berumur 14 bulan, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 septembrer 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

3. Laki-laki berumur 33 tahun, alamat Nagari Selayo, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

4. Perempuan berumur 43 tahun, alamat Nagari Koto baru, Pekerjaan ASN RSUD M. Natsir, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

5. Perempuan berumur 30 tahun, alamat Nagari Selayo, Pekerjaan ASN, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

6. Perempuan berumur 26 tahun, alamat Nagari Selayo, pekerjaan mahasiswa, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

7. Laki-laki berumur 31 tahun, alamat Arosuka Nagari Batang barus, pekerjaan Polri, merupakan pasien suspek yang melakukan pemeriksaan Spesimen tanggal 5 september 2020, karantina di BPSDM Provinsi Sumbar Padang dan tanggal 10 september 2020. dipulangkan untuk isolasi mandiri di rumah, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

8. Perempuan berumur 8 tahun, alamat Arosuka Nagari Batang barus, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, karantina di BPSDM Provinsi Sumbar Padang pada tanggal 10 september 2020 dipulangkan untuk isolasi mandiri di rumah, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

9. Perempuan berumur 65 tahun, alamat Nagari Selayo, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

10. Laki-laki berumur 36 tahun, alamat Nagari Selayo, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, dinyatakan sembuh tanggal 29 september 2020 setelah 2x pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
Kemudian untuk kasus Konfirmasi hari ini ada tambahan sebanyak 4 (empat) orang, yakni :
1. Laki-laki berumur 57 tahun, alamat Nagari Selayo Kec. Kubung, Pekerjaan ASN Kab Solok di Arosuka, merupakan pasien suspek yang mempunyai gejala hilangnya rasa penciuman, yang bersangkutan Karantina Mandiri.

2. Laki-laki berumur 63 tahun, alamat Nagari Sulit Air Kec. X Koto Diatas, pekerjaan Wiraswasta, riwayat perjalanan ke Kota Padang, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, yang bersangkutan Karantina Mandiri.

3. Laki-laki berumur 21 tahun, alamat Kayu Aro Nagari Batang barus, Pekerjaan Polri di Arosuka, riwayat perjalanan ke Padang Pariaman, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi di Kota Padang, yang bersangkutan Karantina Mandiri.

4. Laki-laki berumur 49 tahun, alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi, pekerjaan Wiraswasta, merupakan kasus suspek RSUD M. Natsir yang mempunyai gejala demam, flu dan hilangnya rasa penciuman, yang bersangkutan Karantina Mandiri.

Selanjutnya Syofiar Syam menjelaskan, Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 3.859 (tiga ribu delapan ratus lima puluh sembilan) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Lebih lanjut, keterangan kasus Konfirmasi dijelaskan Syofiar Syam hingga saat ini yotal Warga Kabupaten Solok yang Konfirmasi Covid-19 adalah sebanyak 140 (seratus empat puluh) orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri 60 (enam puluh) orang, Dirawat 7 (tujuh) orang, Meninggal 3 (tiga) orang, Sembuh 70 (tujuh puluh) orang.
Syofiar Syam kembali mengigatkan , membolehkan Aktifitas/Kegiatan bukan berarti Wabah telah berakhir, Mari kita lakukan Protokol Covid-19 dalam melaksanakan Kegiatan dan Aktivitas sehari-hari, Selalu Pakai Masker, Jaga Jarak dan hindari Kerumunan minimal 1 (satu) Meter, Jaga KEBERSIHAN TANGAN, berupa sering cuci dengan Sabun dan Air mengalir, terapkan Etika Batuk dan Bersin, menutup Mulut dan Hidung dengan Lengan atas bagian dalam atau dengan Tisu saat Batuk dan Bersin, Jaga Kesehatan, Berjemur Sinar Matahari Pagi, Konsumsi makanan Bergizi dan Seimbang serta lakukan Olah Raga Ringan.

Mari kita perangi bersama-sama pandemi covid-19 ini sesuai dengan anjuran Pemerintah dan potensi serta kekuatan kita masing-masing, dengan tetap berfikir positif demi masyarakat kita semua.**Ferrys/Hms

BAGIKAN

LEAVE A REPLY