Yudas Sabaggalet : Kunjungan Wisatawan Ke Mentawai Berdampak Positif Pada PAD Mentawai

1228

Metro Padang.com – Pendapatan itu disumbang dari wisata surfing yang banyak diminati wisatawan mancanegara. Pendapatan Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Mentawai pada 2018 mencapai sebesar Rp. 8 hingga Rp. 10 miliar, Hal ini dikatakan Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, angka itu masih tergolong kecil. Idealnya PAD Mentawai sudah mencapai 100 miliar.

Yudas berharap pendapatan selain dari surfing bisa memberikan kontribusi yang lain terhadap Pemkab Mentawai. Ini harus diawali dengan keseriusan dan profesional setiap OPD dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Dkatan Yadas , PAD mentawai hanya mencapai 8-10 miliar pertahun, persoalannya tentang perizinan serta perubahan peraturan, maka sekarang hutan yang ada di mentawai sudah masuk menjadi Hutan Produksi (HP) kewenangannya itu terletak di Provinsi, jadi perizinan agak sulit tuturnya.

“Saat ini yang sedang berkembang itu adalah transportasi, tapi kalau ada penerbangan bisa langsung kementawai berkemungkinan pendapatan daerah bisa meningkat, ucap Yudas Rabu (3/7).

Berbicara pengelolaan dan pengusaha pariwisata diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional, karena akan masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di Pulailau Siberut, dimana proses pengurusannya sudah di ajukan kepada Bapak Presiden RI, ujar Yudas.

Beroperasinya KEK nanti, Yudas berharap ada penerbangan langsung dari luar negeri ke mentawai dan tidak tertutup kemungkinan bisa mencapai 300 ribu pengunjung yang datang ke mentawai.

Yudas Sabaggalet menjelaskan pembangunan KEK, proses perizinan dari pemkab mentawai semuanya sudah selesai, cuman hanya tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres), kalau izin prinsip pembangunan lapangan pesawat terbang internasional sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan sebelum puasa kemaren, ucapnya.

Dikatakan anggaran pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di pulau siberut tidak memakai dana APBN ataupun APBD, akan tetapi dananya bersumber dari dunia usaha, kalau KEK terwujud mentawai bisa menjadi pariwisata primadona dunia.

Lebih lanjut Yudas mengatakan 2 tahun ini selesai akan mendarat pesawat yang bisa menampung sebanyak 70 orang penumpang serta di areal bandara rokot juga akan di bangun pariwisata yang bersifat hibura” uungkap  Yudas.

Yudas menambahkan, untuk pulau sipora tahun depan akan di bangun peningkatan landasan bandara rokot dari 800 meter menjadi 1600 meter, menurutnya persoalan bandara semuanya sudah selesai termasuk anggarannya sudah ada hanya tinggal menunggu pembangunannya.(i).

Metro Padang.com 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY