Wagub Sumbar Nasrul Abit , Tinjau Lokasi Bencana di Pasaman Barat

578

Metro Padang.com – Pasaman Barat , Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat meninjuan bencana banjir Jorong Lubuk Gobing Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat (Pasbar), Sabtu (20/10/2018). menyampaikan, beberapa daerah telah berakhir keadaan tangap daruratnya, sementara Pasbar menambah masa tanggap darurat karena masih ada daerah yang belum terjangkau bantuan karena akses jalan putus dan beberapa nagari menjadi terisolir.

“Untuk jembatan gantung Sungai Batahan Lubuk Gobing yang putus agar dalam waktu satu minggu ke depan akan dilakukan pembangunan kembali. Supaya akses masyarakat dapat berjalan normal kembali, terutama anak-anak Lubuk Gobing dapat bersekolah kembali,”ujarnya.

Nararul Abit menjelaskan jika dibiarkan dengan pengunaan alat penyeberangan “Getek”, dan tidak berhati-hati akan membawa petaka. ” ini bisa oleng tak seimbang dan pakaian basah. Agar masyarakat berhati-hati juga dengan alat penyeberangan getek ini, himbaunya.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, saat ini Pemprov Sumatera Barat menyerahkan bantuan dana sebesar 300 juta dan 9 ton beras bagi masyarakat dampak bencana banjir Pasaman Barat.

Dengan dana 300 juta ini dapat segera memperbaiki pembangunan jembatan Lubuk Gobing dan kegiatan penanggulangan bencana di wilayah Pasaman Barat lainnya dan berharap beras 9 ton ini segera disampaikan kepada masyarakat korban dampak bencana, sehingga tidak ada yang kekurangan pangan pasca bencana ini, harapnya.

Wagub Nasrul Abit juga menekankan bagaimana penanggulangan bencana mesti dilakukan semua pihak, dengan peran serta masyarakat sehingga percepatan penanggulangan bencana pasca bencana dapat segera diatasi dengan baik.

Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, BUMN, TNI, Polri, elemen masyarakat dan peran serta masyarakat baik dilokasi bencana maupun dari masyarakat nagari yang berdekatan.

Kebersamaan ini tentu akan menjadi kekuatan dan spirit dalam percepatan penanggulangan bencana serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, ujar Nasrul Abit.

Bupati Syahiran dalam kesempatan itu menyampaikan, dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu, masih ada daerah yang belum tersentuh bantuan karena jalan putus dan daerah terisolir.

Kita sesuai arahan Pemprov Sumbar akan secepatnya melakukan percepatan penanggulangan bencana dan satu minggu ini secapatnya juga melakukan rehabilitas daerah yang terdampak bencana alam ini.
Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kepedulian semua pihak yang telah memberikan bantuan dan sumbangan untuk penanggulangan bencana alam di Pasaman Barat. Semoga ini memberikan kebaikan kita bersama dalam memajukan pembangunan daerah, ungkapnya. Saat ini Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan Tanggap Darurat selama tujuh hari dan memperpanjangnya tujuh hari kedepannya (D).

BAGIKAN

LEAVE A REPLY