Upaya Pemeritah Sumatera Barat Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

313

Advetorial Pemeritah Sumatera Barat

19 Februari 2019

Metro Padang.com –  Pemeritah provinsi Sumatera Barat  melalui Dinas Kesehatan provinsi Sumatera Barat selalu berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama permasalahan kesehatan di Sumatera Barat hampir merata di semua Kabupaten/kota , permasalahan yang utama  terdapat di 3 kabupaten tertinggal seperti Kabupaten Mentawai, Pasaman  dan Kabupaten Solok Selatan, hal ini di ungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr Hj Merry Yulisday, MARS  di ruang kerjanya pada Selasa (19/2) 

Dikatakan Merry Yulisday untuk menciptakan pola hidup  di Sumatera Barat tidaklah semuh membalikkan telapak tangan , semua bidang harus saling berkaitan namun begitu hidup sehat itu tidak pula sulit untuk dilaksanakan.Hidup sehat itu harus mulai dari kita” .

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat dr Merry Yuliesday, Mars mengatakan hidup sehat itu harus dimulai dari kita, dalam kehidupan sehari hari harus ada pertanyaan “ sehat kah saya, sehat kah apa kita makan, semuanya harus dimulai dari diri sendiri, bagaimana kita mau menyeruhkan pada orang lain atau masyarakat sedangkan diri sendiri tidak sehat.

Lebih Lanjut dijelaskan dr Hj Merry Yuliesday  untuk  meningkatkan Pembangunan Kesehatan di Provinsi Sumatera Barat tahun 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota mengadakan Rapat koordinasi Kesehatan di Kota Solok tanggal 30 Januari 2019. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Bapak H Nasrul Abit dan didampingi  Waliko Solok Bapak Zul Elfian dan Sekda Kota Solok Bapak Rusdianto. Pelaksanaan kegiatan Rakor tersebut diadakan selama satu hari .

Merry untuk sehat itu tidak susah namun membiasakan pola hidup sehat yang sulit bagi masyarakat, apalagi masyarakat Sumatera Barat yang senang sekali memakan daging, bahan makanan yang berlemak begitu juga suka memasak memakai santan dan kurang mengkomsi sayur dan buah sehingga sangat rentan mengalami penyakit jantung , hipertensi, kolestrol, diabetes dan kanker usus .

Dikatakan Kadis Kesehatan untuk hidup sehat tidaklah sulit namun harus mampu mebiasakan pola hidup dan pola makanan yang sehat dari diri kita sendiri, ” apakah kita sehat, apakah makanan yang dimakan sehat ? apabila pertanyaan pertanyaan ini dilakukan maka Insyahallah masyarakat Sumatera Barat akan sehat.

Dikatakan dr Merry,  upaya peningkatan akses pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, harus ditingkatk an upaya kesehatan preventif dan promotif serta peningkatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) terus dilakukan untuk mewujudkan terutama  di daerah Mentawai  agar terwujudnya Mentawai Sehat dan sejahtera. Memang itu yang diharapkan masyarakat Mentawai terhadap bantuan dari pemerintah tentang JKN buat mereka yang tidak mampu untuk biaya berobat.

Ditambahkan Kadis Kesehatan Sumbar ini dengan banyaknya melakukan kunjungan pada masyarakat untuk memeriksa kesehatannya pada tenaga medis, ini menunjukkan kesadaran masyarakatnya sudah tinggi . Upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Mentawai dalam hal kebersihan lingkungan sudah dapat terlihat, dengan adanya desa-desa binaan.

Sementara program- program pemberantasan berbagai penyakit, seperti penyakit malaria, penyakit demam berdarah, penyakit kaki gajah dan lain sebagainya, menurut itu telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, namun belum maksimal.Ini perlu lebih ditingkatkan kwantitasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar sangat berharap pada Puskesmas dan Pustu untuk lebih seringnya memberikan sosialisasi kesehatan di sekolah- sekolah. Karena aktifitas anak-anak lebih banyak berada di sekolah. Jika anak-anak telah mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan di sekolahnya, ia akan membawanya ke tengah keluarganya dirumah.

Ditamabahkan dr Merry Yuliesday untuk meningkatkan pelayanan Rumah sakit umum daerah harus mampu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat dengan modernisasi alat kesehatan dan peningkatan sumber daya manusia tenaga kesehatan. (tisna)

 

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY