Untuk Tingkatkan Siaga Bencana BPBD Sumbar Banyak Program yang Dilaksanakan

1293
Erman Rahman

Metro Padang.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat (BPBD Sumbar) selalu meningkat kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Banyak program yang telah, sedang dan akan mereka jalankan.

Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman menegaskan, pembangunan kantor BPBD Sumbar bukan ukuran keberhasilan penanggulangan bencana.

Pernyataan itu disampaikannya untuk menjawab isu-isu miring soal terbengkalainya pembangunan gedung BPBD yang baru (dibelakang kantor gubernur Sumbar) yang akan dijadikan kantor instansi penanggulangan bencana itu.

“Bagi kami kantor bukan ukuran keberhasilan penanggulangan bencana, ungkab  Erman Rahman  Jumat, 28 Februari 2020.

Menurut Erman Rahman, kantor yang sekarang (disamping kantor gubernur) masih sangat layak dan tidak mengganggu proses proses kedinasan dan penanggulangan kebencanaan.

“Kantor kami yang sekarang masih sangat layak dan kami cukup nyaman di kantor yang sekarang. BPBD berkantor tidak berkantor kami tetap bekerja, kantor kami di lokasi bencana, di tenda – tenda. Jadi jangan dikait-kaitkan dengan pembangunan gedung,” tegasnya.

Dijelaskannya, ukuran keberhasilan penanggulangan bencana bagi BPBD Sumbar, bagaimana sebelum bencana, ketika terjadi bencana dan pasca bencana BPBD hadir ditengah-tengah masyarakat dan memberikan penanganan.

“Kalau di singgung soal kantor, kantor kami di lapangan, sebab bencana tidak di kantor. Bagi BPBD bagaimana hadir ditengah-tengah masyarakat saat bencana,” tegasnya lagi.

Disampaikannya, tanpa gedung yang mewah pun BPBD akan tetap serius dalam penanggulangan bencana. Tidak hanya itu, karena komunikasi yang baik saat ini BPBD Sumbar banyak mendapat bantuan BNPB berupa program mitigasi bencana, perlengkapan dan logistik.

“Kita ini (Sumbar) super marketnya bencana, kadang tidak sempat memikirkan kantor yang bagus. Saya dan personil BPBD, jika terjadi bencana langsung turun, terjadi lagi bencana turun lagi. BNPB sangat mendukung dengan bantuan perlengkapan seperti, helikopter, kapal cepat, perahu karet dan mobil operasional,” ujarnya.

Bukti perhatian BNPB, 2020 ini Sumbar dipercaya sebagai tuan rumah Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) ke 4 yang akan dipusat di Kota Pariaman pada 26 April 2020.

“Kegiatan ini akan menghadirkan penggiat kebencanaan dan akan dilakukan pengutan mitigasi bencana seperti evakuasi mandiri yang melibatkan masyarakat,” ulasnya.

Dilanjutkannya, bukti dari keseriusan dan tidak tergantungnya upaya penanggulangan bencana pada kantor, baru – baru ini BPBD Sumbar, Kabupaten dan Kota baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penanggulangan Bencana.

“Artinya apa, kami tetap fokus bagaimana penanggulangan bencana di Sumbar di tangani secara bersama-sama,” terang Erman Rahman.

Terakhir disampaikannya, bukti lain dari keberhasilan BPBD ialah, banyaknya bencana yang terjadi namun jumlah korban dan kerugian bisa kita tekan.

“Masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat terjadi bencana dan pasca bencana. Itu artinya program BPBD berjalan. Apalagi kita sudah memasuki Sumbar tangguh bencana,” kata Erman Rahman. (ts)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY