TNI ajak masyarakat perbatasan berobat Gejala Katarak

525

Metro Padang.com – Anggota Satgas pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH ,Serda yosep Bintara kesehatan dan 2 orang anggotanya melaksanakan pendampingan pengobatan pasien katarak dan Pengecakan Gajala katarak Bertempat di Puskesmas Hakesak yan bertempat di Desa Hakesak Kec. Rehat Kab. Belu

Serda Yosep Bintara Kesehatan Pos turiscain Mengatakan kegiatan pengobatan pengecekan gejala katarak ini berawal dari masyarakat yang berobat di Pos dan kegiatan Pengobatan katarak\ sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat perbatasan. Sebab, sisi lain dari keberadaan TNI adalah untuk mengabdi buat masyarakat Dan upaya yang kami lakukan ini untuk kemanusian dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Serda Yosep dan 2 anggota Pos Turiscain mengajak berobat ke Puskesmas Hakesak masyarakat perbatasan Bapak Yulianus (63th) masyarakat Dusun Derok Desa Hakesak Kec. Rehat Kab. Belu yang menderita penyakit gejala katarak selama kurang lebih 6 bulan

Dijelaskan Kepala Puskesmas Ibu Erni Beni bahwa awal katarak, penyakit katarak merupakan kekeruhan lensa mata atau kapsul lensa yang mengubah gambaran yang diproyeksikan pada retina mata.“Kelainan ini bukan suatu tumor atau pertumbuhan jaringan di dalam mata, akan tetapi keadaan lensa yang menjadi berkabut.katarak sendiri diumpamakan seperti penglihatan yg tertutup air terjun akibat keruhya lensa mata biasanya kekeruhan mengenai kedua mata dan berjalan progresif ataupun dapat tidak mengalami perubahan dalam waktu yang lama.

Katarak merupakan kelainan lensa mata yang keruh di dalam bola mata. Kekeruhan lensa atau katarak akan mengakibatkan sinar terhalang masuk ke dalam mata, sehingga penglihatan menjadi menurundan Katarak menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas karena dengan lensa yang keruh cahaya sulit mencapai retina sehingga menghasilkan bayangan yang kabur pada retina. “Jumlah dan bentuk kekeruhan pada setiap lensa mata dapat bervariasi,” ujarnya.

Katarak umumnya merupakan penyakit usia lanjut, namun katarak juga dapat diakibatkan oleh kelainan genetik. “Banyak faktor dikaitkan dengan katarak, yaitu umur sebagai faktor utama dan faktor lainnya antara lain penyakit diabetes melitus (DM), pajanan kronis terhadap sinar ultraviolet (sinar matahari), konsumsi alkohol, nutrisi, merokok, tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dan pekerjaan,” jelasnya.

Pasien Katarak Bapak Yulianus Mengucapkan Terimkasih Kepada bapak bapak TNI anggota satgas pamtas RI-RDTL secara tulus ikhlas memberikan pelayanan kesehatan dan mau mendampingi kepuskesmas untuk mengetahui penyakit katarak dan Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin sehingga bisa membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, sehingga melalui pengobatan itu masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal dan meningkatkan taraf hidupnya.

LEAVE A REPLY