Tak Akan Lupakan Jasa TNI Jajaran Kodim Blora 

19

Metro Padang.com – BLORA – ”Kami warga Desa Jurangjero tidak akan pernah melupakan jasa TNI Kodim 0721/Blora, yang telah menjadikan desa kami sebagai sasaran TMMD Reguler ke -104. Semua program yang akan dilaksanakan, baik fisik maupun non fisik akan bermanfaat besar bagi warga disini,” ungkap Bagus (45), salah satu warga Desa Jurangjero yang tinggal di RT 01/RW 02.

Menurutnya, yang paling berkesan bagi warga Desa Jurangjero, adalah di pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Jurangjero hingga ke Desa Nglengkir. ”Selama ini jalan itu boleh diibaratkan hanyalah jalan hewan piaraan. Nantinya setelah jalan jadi, azas manfaatnya akan sangat besar,” jelas laki-laki yang sehari-hari sebagai ASN di Kecamatan Bogorejo itu.

Bagus mengakui jika selama ini jika dari sejumlah desa yang ada di Blora, Desa Jurangjero, termasuk sangat ketinggalam. Karena memang dari letak geografisnya yang terdiri dari perbukitan, sehingga minim disentuh pembangunan. ”Untuk itu kehadiran TNI di desa kami sangat dibutuhkan. Selama ini tanpa ada kepedulian Babinsa kepada warga mungkin tidak akan tercapai program pemerintah pusat,” tambah Bagus. (pendim 0721/Blora)
[18:50, 17/2/2019] Pak Solle Pati: TNI Selalu Siap Disegala Situasi dan Kondisi Reguler ke – 104 Kodim 0721/Blora, prajurit TNI beserta warga Desa Jurangjero merasa dibantu dengan adanya alat berat seperti escavator, masyarakat Desa pada umumnya menyebut escavator dengan nama “Bego”.

Bego sendiri yang biasa mengoperasikan ialah ahlinya, namun ada salah satu anggota kodim 0721/Blora dari koramil 02/ Jepon yang bisa mengoperasikan alat berat tersebut sertu Imam.

Dengan lihainya terlihat sertu Imam memainkan alat berat bego untuk meratakan tanah, batu dan bongkahan akar kayu yang sulit di cabut oleh tenaga manual.
Saya cuman mengingat memori saya dulu pernah memegang alat berat ini waktu di bataliyon Zipur,” ujar sertu Iman.

Agar pekerjaan menjadi ringan, cepat sesuai jadwal karena TMMD Reguler ke 104 ini hanya ada waktu 30 hari, kalau pakai manual kelamaan jadi ya harus pakai alat berat. Disatu sisi mengingat medan yang cukup ekstrim,” pungkasnya. (ag)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY