Buka Usaha Warung Makan Pasca Upacara Penutupan TMMD

214

Metro Padang.com – BLORA – ”Ini sebuah kebetulan atau memang jalan saya mendapat rejeki berawal dari penutupan TMMD Reguler Kodim Blora di lapangan Desa Nglengkir beberapa waktu lalu,” ungkap Sutinah (38), warga Desa Nglengkir, yang kini mulai menapaki usaha barunya sebagai penjual nasi pecel.

Sutinah menuturkan, awalnya dia mencoba mengais rejeki dengan menjual nasi pecel bebek, di seputaran lapangan Desa Nglengkir yang dijadikan ajang upacara penutupan TMMD. “Waktu itu saya dan suami tahu ada kabar akan ada acara upacara penutupan TMMD, saya dan suami mencoba berjualan minuman dan makanan. Ternyata banyak yang beli dan malah pada suka masakan nasi pecel dan rujak,” bebernya.

Dia mengaku, waktu itu kebetulan saat dirinya berjualan di foto oleh Tentara katanya dari bagian penerangan, hingga akhirnya berita tersebar dimana mana. ”Alhamdulilah, berkat di foto itu sampai saat ini banyak yang datang, bahkan dari luar daerah untuk mencoba nasi pecel saya,” ungkap Sutinah. Ditambahkan, mungkin Tuhan sudah membuka rezeki bagi keluarga saya, berawal dari pedagang dadakan, sekarang menjadi pedagang tetap. (pendim 0721/Blora)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY