Pemkab Mentawai Larang WNA ke Bumi Sikerei

351
sponsor

Metro Padang.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memberlakukan aturan sementara larangan kunjungan bagi warga negara asing (WNA) ke Bumi Sikerei bersifat sementara bukan dilarang karena adanya COVID19. Dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (covid-19). Tim gugus tugas kepulauan Mentawai menolak sementara kedatangan Seorang Wisatawan Asing, Grant Warga Australi yang menetap selama tujuh bulan di kota Padang yang lolos menuju Mentawai menggunakan kapal milik swasta.

Dipelabuhan tuapejat tim gugus tugas langsung memberangkatkan kembali wisatawan asing menunju padang, diketahui keberadaan wistawan asing ini sudah menetap selama tujuh bulan di kota padang sebelum berangkat menuju kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menurut Komandan Lanal Mentawai, Letkol. Anis Munandar bahwa wisatawan asing dari Australi itu diberangkatkan kembali ke Kota Padang pada hari ini Rabu, (25/03/2020) pukul. 15.00 wib setelah sampai pada pukul 10.30 wib tadi.

“Apabila dia sudah terlanjur datang ke mentawai, kita harus kembalikan lagi pada jam 15.00 wib,” ungkap kepada Wartawan di pelabuhan Tuapejat. Rabu, (25/03/2020). Agar peristiwa ini tak terjadi lagi pihaknya kedepan akan berkoordinasi lebih teliti untuk menunda kedatangan Wisatawan asing ke Mentawai melalui pemilik kapal Mentawai Fast di pelabuhan Muara Padang, Provinsi Sumatera barat.

Dengan kejadian seperti ini, Danlanal menghimbau kepada seluruh petugas pelabuhan padang untuk mematuhi aturan yang sudah ditentukan, karena aturan ini nasional semua wilayah di Indonesia mencegah dan mengantisipasi terjadinya penyebaran virus corona, Dengan surat edaran bupati untuk larangan ini (SE) Bupati Kepulauan Mentawai 4432/156/Bup tentang pencegahan penyebaran covid 19 di Kepulauan Mentawai dan menindaklanjuti surat Gubernur Sumatra Barat nomor 360/322/BPBD pada 16 Maret 2020 perihal penanganan covid 19 di Provinsi Sumbar, atas turunan dari SE Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/SJ tentang pencegahan penyebaran corona virus atau covid 19 uangkapnya.(02)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY