Metro Padang.com – Pasaman Barat, Saat meninjua lansung jembatan Lubuk Gobing Kecamatan Ranah Batahan yang putus akibat banjir beberapa waktu lalu, Rabu 17/10. Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran menyampaikan akan membangun Jembatan Darurat agar masyarakat setempat tidak menentang nyawa saat menyebaran.

“Jembatan darurat harus ada. Sebelum dibuatkan jembatan permanen nantinya. Jika perlu semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyumbang untuk membuatkan jembatan darurat sementara,” tegasnya.

Menurutnya akibat terputusnya jembatan sepanjang 78 meter itu mengakibatkan masyarakat dan anak sekolah menyeberang memakai getek atau rakit menggunakan drum besi dan tali untuk menarik rakit itu.

“Semangat anak-anak untuk sekolah luar biasa. Kita merasa kasihan dan perlu penanganan secepat mungkin karena satu-satunya akses masyarakat hanya melalui jembatan ini,” katanya.

Selain melihat jembatan yang putus, bupati juga memberikan sejumlah bantuan kepada korban banjir di daerah tersebut. Diantara bantuan yang diserahkan adalah selimut, sarden, mie instan, beras dan lainnya.

Dalam peninjuan jembatan Lubuak Gobin yang putus, Ikut bersama bupati para asisten, kepala OPD dan Kabag Humas, Yosmar Difia.

Jorong Lubuk Gobing Nadir mengatakan masyarakat di Lubuk Gobing ada sekitar 400 kepala keluarga atau 1.400 jiwa yang menggunakan jembatan yang putus pada hari biasanya. Dengan tidak adanya jembatan itu maka aktifitas masyarakat sangat terganggu dan mengancam nyawa jika terus menggunakan rakit karena arus sungai sangat besar.
(D3)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

81 + = 84