Onde-Onde Khas Minangkabau Mengapa Harus Onde- Onde Namanya ?

1012

Metro Padang.com – Onde – onde adalah kuliner Sumatera Barat yang banyak disukai masyarakat Minangkabau  bahkan onde- onde ini dijadikan makanan yang pokok apabila ada kegiatan adat di Sumatera  Barat seperti saat kegiatan Manjalang Mintuo dan acara Sukuran, makanan Onde-onde ini harus dibuat  atau tersedia  pada acara  tersebut.

Mengapa  Onde – onde  diberi nama Onde -onde?

Menurut cerita orang tua terdahulu saat  makanan  ini belum dinakan Onde-onde , sejarah nya begini ada seseorang  memakan  makanan tersebut, kemudian tampa disadarinya saat  memakannya atau menggigit terpencet gula  yang ada di dalam onde onde  tersebut sehingga  mengenai baju sipemakan , sehingga mengotori bajunya , dengan mengeluarkan kata ” Onde ” Kanai Baju dek Gulo sambil berteriak, maka sejak  peristiwa ini maka Onde-onde diberi nama Onde-onde.

Onde- Onde makanan yang berbentuk bulat dengan ukuran sama besar dengan Bola Pingpong yang terbuat dari tepung beras ketan campur  tepung beras yang warnanya hijau pandan dari air daun pandan (daun suji) yang dihaluskan yang  ditengahnya berisi gula aren atau Gula Enau dan diluarnya digelumuri kelapa yang diparut. Untuk membuat onde-onde dengan cita rasa tinggi, kita hanya perlu mempersiapkan sejumlah bahan dasar. Bahan dasar yang dimaksud seperti tepung ketan, pewarna hijau dari daun pandan, parutan kelapa, kapur sirih, gula pasir, garam dan gula merah.

Tekstur dari onde-onde Minangkabau ini sedikit kenyal dan lembut, bikin kita ketagihan. Sebenarnya Onde-onde khas minangkabau ini sama seperti klepon di jawa, namun bentuk dan tekstur  onde-onde padang atau minangkabau adalah yang paling lembut dan empuk. Onde- onde banyak dijual masyarakat Sumatera Barat pada bulan suci Ramadhan terutama pada pasar pabukoan.(02)

 

 

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY