Khatam Qur’an Sebagai Syarat Naik Tingkat

11

Metro Padang.com – Meningkatkan kemampuan tulis baca Al-Qur’an di kalangan pelajar merupakan salah satu agenda penting Pemerintah Kota Padang. Siswa SD yang akan melanjutkan pendidikan ke SLTP harus memiliki ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) ataupun Taman Pendidikan Qur’an (TPQ).

“Oleh sebab itu, siswa yang belajar di TPQ dan MDT, setelah selesai ujian akhir dilanjutkan dengan khatam Al-Qur’an. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi Dinas Pendidikan Kota Padang, Kementerian Agama dan pihak-pihak yang terkait”, tutur Jamilus saat mewakili Wali Kota Padang membuka acara Khatam Qur’an ke-4 dan Wisuda Iqro’ ke-2 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Masjid Al Furqan Pilakuik Kecamatan Kuranji, Minggu (14/4/2019).

“Khatam Al-Qur’an ini tidak berhenti sampai disini saja, namun dilanjutkan ke tingkat Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW). Inilah yang dirancang Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Sedangkan jadwal belajarnya akan diatur dua kali seminggu”, tuturnya lagi.

“Sebanyak 174 MDTA dan 345 TPQ tersebar di Kota Padang. Sedangkan guru yang telah tersertifikasi untuk mengajarkan dasar membaca -Qur’an di lembaga tersebut berjumlah 3750 orang”, imbuhnya.

Jamilus juga menyampaikan, Pemerintah Kota Padang sedang melakukan persiapan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatra Barat di Kota Solok.

“Kota Padang sudah 24 kali meraih predikat juara umum MTQ tingkat Sumbar. Artinya, pembinaan qori dan qori’ah Kota Padang sangat baik. Untuk itu, anak-anak yang telah khatam Qur’an hendaknya ditingkatkan lagi kemampuan baca Al-Qur’an nya baik di rumah ataupun di TPQ supaya lebih mendalami ilmunya”, ujar Jamilus.

Pada kesempatan tersebut, Jamilus juga menyinggung mengenai persiapan pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Sebagaimana biasanya setiap bulan Ramadhan Pemerintah Kota Padang mengalihkan proses belajar mengajar di sekolah ke masjid dan musala yang ada di Kota Padang guna melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan.

Berbeda dengan tahun lalu yang mana Pesantren Ramadhan dilaksanakan selama 11 hari, tahun 2019 kegiatan tersebut akan berlangsung selama 19 hari. Persiapan berupa buku atau agenda Ramadhan telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesra Setdako Padang.

Jamilus mengatakan, Pesantren Ramadhan dilaksanakan untuk menambah ilmu agama Islam bagi siswa SD, SMP dan SMA sederajat di Kota Padang. “Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat mengingatkan anak-anaknya agar mengikuti Pesantren Ramadhan di mesjid dan musala terdekat dengan tempat tinggalnya”, pungkas Jamilus.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

92 − = 82