Kesigapan BPBD Sumbar Tangani Covid-19 Diapresiasi Wagub

1952

Metro Padang.com  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar bekerja ekstra dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Provinsi Sumbar. Terutama dalam memenuhi ketersedian Alat Pelindung Diri (APD), bagi tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan virus corona.

Secara bertahap APD mulai didatangkan ke Provinsi Sumbar. Senin (4/5) sebanyak 52.200 dari total 60.000 APD kelas premium, didatangkan Pemprov Sumbar melalui BPBD Sumbar dari Shanghai, Tiongkok. Sisanya akan datang dalam waktu dekat. APD yang didatangkan ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dalam penanganan wabah Covid-19. APD tersebut nantinya didistribusikan ke seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumbar.

Kemudian Selasa (5/5) BPBD Sumbar juga mendatangkan 2.316 unit alat penyemprot dan 46 ribu liter disinfektan. Alat penyemprot dan disinfektan tersebut nantikan dibagikan dan didistribusikan pada desa dan nagari di kabupaten kota di Sumbar. Dengan begitu nagari bisa semakin maksimal menekan penyebaran virus corona.

Dua barang pencegahan penyebaran virus tersebut sengaja dipesan BPBD Provinsi Sumbar ke Jakarta, karena harus dipesan dalam jumlah yang banyak. Alat itu dibeli menggunakan dana APBD Provinsi Sumbar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Erman mengatakan, saat ini pihaknya menunggu koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar untuk penyaluran ribuan APD itu ke seluruh rumah sakit yang ada di Sumbar.

Ia menambahkan, seluruh APD yang didatangkan merupakan kualitas terbaik. Sehingga, tenaga medis yang menggunakannya aman dan tidak terpapar virus. ”APD itu akan dibagikan ke rumah sakit di kabupaten kota. Jadi kami pastikan tidak akan ada rumah sakit yang kekurangan APD selama dua bulan ke depan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, BPBD Provinsi Sumbar termasuk salah OPD yang berperan vital dalam mencegah penyebaran virus. Untuk itu langkah cepat dan sigap dilakukan untuk mendatangkan APD.

Menurutnya, alasan mendatangkan APD dengan kulitas premium itu, melihat situasi Covid-19 di Sumbar masih belum menunjukkan kondisi yang baik. Ditambah lagi rumah sakit penanganan Covid-19 terus bertambah, sehingga kesiapan APD sangat penting dan dibutuhkan. ”Kami berkomitmen menekan dan memutus penyebaran virus ini,” pungkasnya.

Sementara itu, langkah cepat BPD Sumbar diapresiasi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Hal itu disampaikannya saat meninjau ribuan APD yang didatangkan tersebut di Kantor Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Sumbar beberapa waktu lalu.

“Dalam penanganan wabah, perlu APD yang lengkap dan berkualitas tinggi agar tenaga medis di berbagai rumah sakit tidak terpapar Covid-19. APD ini sesuai dengan standar BNPB yang merupakan standar terbaik,” puji Nasrul Abit.

Ia berharap, kedatangan puluhan ribu APD bisa mencukupi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit. “Pengadaan melalui BPBD, untuk pembagian dilakukan Dinas Kesehatan yang ditunjuk sebagai koordinator peralatan medis di Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Mereka juga telah memiliki data, rumah sakit mana saja yang akan diberi APD premium ini,” tuturnya. (MP/Hms- Sumbar)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY